Beranda Kutai Timur Peserta PRKE 2019 Meningkat – Stan Gratis, Dibangun Swadaya

Peserta PRKE 2019 Meningkat – Stan Gratis, Dibangun Swadaya

64 views
0

Kabid Pembangunan ESDM dan Promosi DPM-PTSP Kutim Muhammad Yani. (Foto: Irfan Humas)

SANGATTA – Jumlah peserta Pekan Raya Kutim Expo (PRKE) di 2019 yang dipusatkan di area Graha Expo Center Bukit Pelangi mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan 2018. Jika di 2018 ada 160 peserta, kini di 2018 totalnya bertambah yaitu 261 peserta diisi stan jajaran OPD ada 52 stan, 15 stan perusahaan, dan 194 stan tenda outdoor UMKM dan pedagang.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Panitia PRKE yaitu Muhammad Yani bahwa walaupun di tengah badai defisit kekurangan anggaran, namun ajang ini tetap diminati para peserta terutama ada 52 stan pemerintahan mulai dari 38 OPD dan 18 kecamatan, hingga perusahaan, UMKM serta pedagang turut ikut berpartisipasi. Hal ini juga ditunjang dengan pihak panitia tidak memungut biaya stan jadi dipersiapkan secara gratis.

“Kami berterima kasih terutama kepada peserta yang telah ikut memeriahkan PRKE ini. Kami dari panitia hanya mempersiapkan tempat saja secara gratis. Para peserta pun punya kreasi sendiri dalam membangun stan dengan biaya swadaya. Hasil ini pun menunjukkan seluruh pihak bersinergi dalam mensukseskan ajang pameran tahunan ini,” ucap pria yang menjabat Kabid Pembangunan ESDM dan Promosi DPM-PTSP Kutim tersebut.

Ditambahkan Yani, untuk menunjang event ini panitia mengapresiasi support dari para sponsor lewat dana CSR perusahaan-perusahaan di Kutim otomatis kegiatan ini berjalan lancar. Tidak hanya itu PLN juga turut membantu daya setrum di Graha Expo Center agar tidak terjadi byarpet. Sementara untuk pasokan air juga cukup didukung oleh PDAM Tirta Tuah Benua Kutim.

“Alhamdulillah seluruh pihak mendukung dalam PRKE ini hingga acara puncak Sabtu (12/10/2019) mendatang sesuai dengan arahan dari Ketua Umum Panitia HUT 20 Kutim Kasmidi Bulang. PRKE ini akan terus konsisten setiap tahunnya, menampilkan informasi baik hasil-hasil pembangunan fisik maupun non fisik, potensi dan peluang investasi serta produk-produk unggulan dari masing-masing badan, dinas, instansi, kecamatan dan para pelaku usaha,” tutupnya. (hms13)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here