SEMPAT TERTUTUP: Satu unit alat excavator diturunkan untuk membersihkan material longsor di Jalan Poros Sangatta-Ranpul. (Foto: Ist)

SANGATTA – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kutai Timur (Kutim) dan area sekitarnya sejak pagi hingga sore pada Minggu (5/1/2020) kemarin, menyebabkan terjadi longsoran di titik Jalan Poros Sangatta- Rantau Pulung (Ranpul). Dimulai dari informasi netizen di Forum Jual Beli Sangatta Facebook (FB), memperlihatkan material longsoran berupa batu dan tanah berjatuhan ke badan jalan dan akhirnya menutup akses kendaraan yang melintas.

Sempat terputus beberapa waktu, akses Jalan Sangatta-Ranpul kembali normal berkat respon cepat Pemkab Kutim melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU). Mengerahkan satu unit excavator, pekerjaan membersihkan material longsoran yang menutupi jalan berlangsung cepat.

Kepala Dinas PU Kutim Aswandini mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dan langsung bergerak ke lapangan.

“Kami langsung responsif membersihkan material longsoran jalan di Km 18. Sejauh ini pengoperasionalan alat berat untuk membersihkan material longsor di jalan tersebut tidak menemui hambatan yang berarti. Penanganan longsor dapat segera teratasi dan akses jalan kembali normal.  Tentunya, kami akan cek lagi dan melakukan evaluasi, rencananya seluruh tanah yang longsor akan dikeruk agak ke dalam menjauhi badan jalan jadi kalau ada longsor lagi, tidak sampai ke jalan,” jelas Aswan sesuai instruksi Bupati Kutim Ismunandar.

Ditambahkan Aswan, ada kabar baik untuk tahun ini, Jalan poros Sangatta-Ranpul akan mendapatkan anggaran untuk peningkatan, yakni kualitas coran agregat beton di 2020.

“Ada Dana Alokasi Khusus (DAK) yang akan dipersiapkan untuk memperbaiki Jalan Sangatta-Ranpul. Karena di beberapa titik sudah ada yang amblas dan berlubang. Jika tidak ditangani dengan cepat bisa berimbas kecekalaan untuk para pengedara yang melintas. Kami usahakan perbaikan tahun ini secepatnya,” tutup Aswan. (hms13)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here