Beranda Infrastruktur SMPN 2 Bengalon Kini Punya Laboratorium IPA – Instruksi Bupati, Segera Lengkapi...

SMPN 2 Bengalon Kini Punya Laboratorium IPA – Instruksi Bupati, Segera Lengkapi Listrik dan Air

425 views
0

Bupati H Ismunandar saat melakukan peresmian gedung laboratorium SMP N 2 Bengalon (Wak Hedir Pro Kutim)

SANGATTA– Sarana dan prasarana penunjang pendidikan di Kutim terus ditingkatkan oleh Pemkab. SMPN 2 Kecamatan Bengalon, Kutim kini memiliki Laboratorium IPA. Lebih istimewanya lagi, fasilitas dimaksud langsung diresmikan oleh Bupati Kutim H Ismunandar, Jum’at (24/1/2020).

Peresmian turut disaksikan Asisten Pemkesra Suko Buono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Suroto, Kepala Dinas Pendidikan Kutim Roma Malau, Dirut PDAM Tirta Tuah Benua Kutim Suparjan, Kepala Sekolah SMPN 2 Bengalon, Paulus Tonglo dan para guru SMP 2 Bengalon. 

Pada kesempatan tersebut, Kepala Sekolah SMPN 2 Bengalon Paulus Tonglo menjelaskan, jumlah siswa di sekolah yang dipimpinnya saat ini mengajar 340 siswa. Terbagi dalam dua jadwal pembelajaran. Sekolah yang berdiri sejak 2008 ini didukung jumlah guru 24 PNS, 8 CPNS, 10 TK2D dan 6 lainnya masih honor sekolah. 

Dihadapan Bupati, Paulus menyampaikan beberapa hal yang masih menjadi kendala dalam proses belajar mengajar di SMPN 2 Bengalon. Masalah klasik yakni air dan listrik.

“Kendala yang ada disini adalah masalah air. Air masih mengandalkan tadah (air hujan) dan harus ditampung dalam 10 tandon. Karena, dalam seminggu bisa menghabiskan 9 tandon, untuk jumlah siswa kita 340 orang,” ungkapnya. 

Dia berharap setelah melihat keadaan sekolah, Bupati dan Wakil Bupati dapat memberi perhatian lebih. Agar masalah tersebut mendapat solusi dan segera teratasi. Terutama listrik yang saat ini dalam sehari dapat menghabiskan tiga liter bahan bakar minyak (BBM).

Ditempat yang sama, Bupati Ismunandar langsung menanggapi persoalan itu. Orang nomor satu di Pemkab Kutim tersebut meminta agar di Bengalon dapat di bangun WTP (Water Treatment Plandt) atau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sementara. Sedangkan permasalahan listrik, progresnya Pemkab Kutim telah mengalokasikan untuk ganti rugi pohon yang ditebang, untuk penempatan tiang listrik. 

“Kami sudah koordinasi dengan Camat (Bengalon) terkait permasalahan ini. Telah alokasikan anggarannya, untuk menggantikan pohon – pohon yang ditebang. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa teratasi,” harap Ismu. (hms15)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here