Beranda Pemerintahan Mei Ini, PDAM Kutim Gratiskan Tagihan Tempat Ibadah

Mei Ini, PDAM Kutim Gratiskan Tagihan Tempat Ibadah

436 views
0

Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Kutim Suparjan, saat rapat evaluasi penanganan COVID-19, di Posko Utama Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kutim (BPBD), di. Jl. Soekarno-Hatta (Foto : Wak Hedir Pro Kutim)

SANGATTA – Kabar baik, untuk seluruh tempat ibadah yang ada di Kutai Timur (Kutim). Mulai Mei 2020 ini, Pemerintah Kabupaten Kutim melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua Kutim membebaskan tagihan PDAM alias gratis. Kebijakan ini, merupakan arahan Bupati Kutim H Ismunandar dimasa pandemi COVID-19. Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Kutim Suparjan, saat rapat evaluasi penanganan COVID-19, di Posko Utama Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kutim (BPBD), di Jl Soekarno-Hatta, Selasa (12/5/2020) menegaskan kembali kebijakan dimaksud.

“Jadi pembayaran air diseluruh tempat ibadah, yayasan pesantren, yayasan sosial, pelanggan sosial khusus I dan II. Termasuk Rumah Sakit Pemerintah, kita gratiskan mulai Mei ini,” ungkap Suparjan.

Untuk Juni, sambung Suparjan, tetap diberikan subsidi Rp 200.000 setara dengan pemakaian air, 40 meter kubik. Kemudian, untuk warung-warung kecil, kios-kios kecil yang terdampak COVI-19, Mei ini gratis. Untuk bulan berikut tetap diberikan subsidi Rp 200.000.

“Agar dapat gratis terus usahakan jangan melebihi Rp 200.000, kalau dibawah itu otomatis tetap gratis. Namun, jika lebih dari Rp 200.000 pelanggan harus membayar kelebihannya,” terang Suparjan.

Bulan lalu PDAM juga telah membebaskan tagihan air. Namun, dikarenakan gratis masyarakat boros menggunakan air, sehingga lonjakan cukup besar. Sebab, jika terlalu besar lonjakan PDAM tidak mampu menyediakan airnya.

“Air PDAM juga digunakan untuk mendukung gugus tugas juga. Seperti menyuplai air ke fasilitas -fasilitas umum yang telah disediakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Untuk masyarakat diharapkan dapat melakukan penghematan dalam penggunaannya,” pungkas Suparjan. (hms15/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here