Beranda Kutai Timur Masyarakat Diajak Produktif dan Aman COVID-19 – Melalui Optimalisasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan

Masyarakat Diajak Produktif dan Aman COVID-19 – Melalui Optimalisasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan

342 views
0

Forkompimda ikuti Webinar tingkat Provinsi Kaltim dalam rangka optimalisasi pendisiplinan protokol kesehatan menuju masyarakat produktif dan aman COVID-19, di Aula Makodim 0909/Sgt, Jalan Teritorial Komplek Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta. (Wak Hedir Pro Kutim)

SANGATTA – Adaptasi kebiasaan baru ditengah pandemi virus Corona menuntut masyarakat untuk bisa disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Karena hal itulah, pemerintah getol menyosialisasikan tentang Prokes pencegahan COVID-19 kepada masyarakat. Terkini, Pemprov Kaltim menggelar webinar “Optimalisasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan Menuju Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19,”, Selasa (28/7/2020).

Dari Kutim mengikuti webinar ini antara lain Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Sekretaris Kabupaten Kutim Irawansyah,  Anggota DPRD Kutim Piter Palinggi hingga perwakilan BPBD Kutim, bertempat di Aula Makodim 0909/SGT, Jalan Teritorial Komplek Perkantoran Pemkab Kutim, Bukit Pelangi Sangatta.

Melalui layar virtual, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kaltim dr Setyo Budi Basuki mengatakan, optimalisasi pelaksanaan penerapan prokes harus terus ditingkatkan. Sebab, kondisi saat ini masih terjadi kenaikan kasus terkonfirmasi COVID-19 .

“Setelah dibukanya arus keluar masuk orang, terjadi peningkatan kasus. Termasuk jumlah kematian juga mengalami peningkatan. Terjadi penularan di masyarakat, sampai dengan hari ini transmisi masih terjadi. Karena kurangnya pengawasan terhadap kepatuhan protokol kesehatan,” ucapnya.

Selanjutnya paparan dari Kapolresta Samarinda Kombes Arif Budiman mengatakan, saat ini masih tahapan adaptasi kebiasaan baru pada saat pandemi COVID-19. Merupakan langkah tentang bagaimana menyikapi dan menghadapi COVID-19. Menurut dia, ada beberapa hal yang perlu dipahami dalam adaptasi kebiasaan baru. Karena adaptasi kebiasaan baru bukan berarti kembali ke kehidupan normal dan melakukan segala aktivitas sama seperti sebelum pandemi. Artinya pemerintah harus tepat menentukan prosedur prokes yang mesti di implementasikan di kehidupan masyarakat. Termasuk tindakan dan langkah yang sesuai untuk mengedukasi warga, serta sanksi bila perlu.

“Kita harus lebih sering memonitor disiplin (masyarakat). Sebab kesadaran masyarakat masih kurang, setelah dimulainya pemberlakuan adaptasi kehidupan baru (dimasa pandemi COVID-19),” tuturnya.

Sementara itu, Kabid BPBD Kaltim Ir Kresnayana menambahkan, saat kondisi terjadi peningkatan cukup signifikan, pemerintah harus menyiapkan sistem penanggulangan. Pemerintah adalah penanggung jawab dan berperan serta dalam pembangunan penanggulangan bencana yang handal.

“(Diperlukan) Optimalisasi peran semua pihak dalam semangat kemitraan untuk membangun ketangguhan,” ucapnya.

Selanjutnya, paparan Danrem 091/Asn Brigjen TNI Cahyo Suryo, menjelaskan bahwa TNI-POLRI siap memaksimalkan pendisiplinan prokes. Jenderal bintang satu ini menyebut TNI-POLRI, bersama Pemerintah Kabupaten/Kota harus berkerjasama dalam penegakan pendisiplinan prokes masyarakat.

“Saya ucapkan terimakasih kepada rekan diwilayah yang sudah pro aktif menegakkan protokol kesehatan,” katanya .

Ditemui usai Webinar itu, Dandim 0909/SGT Letkol Czi Pabate mengatakan kegiatan seperti ini sudah dilaksanakan di Kutim dalam rapat-rapat penanganan COVID-19.

“Acara yang dilaksanakan hari ini, sebagai indikator bahwa koordinasi ditingkat atas berjalan. Artinya ditingkat Provinsi sendiri sudah berupaya untuk mengkoordinir, hingga ketingkat bawah. Melalui kegiatan ini akan semakin memperkuat giat-giat dalam menghadapi Pandemi (COVID-19), khususnya penegakan disiplin prokes (Protokol Kesehatan),” ungkapnya. (hms15/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here