Beranda Entertainment Seluruh Offroader Bhayangkara Overland  Kutim Terpukau “Amazing Land” Danau Sapan

Seluruh Offroader Bhayangkara Overland  Kutim Terpukau “Amazing Land” Danau Sapan

116 views
0

Wabup Kasmidi Bulang dalam momen Bhayangkara Overland Kutim di Danau Sapan bersama Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko dan Camat Sandaran Tri Sukadar. Foto: Irfan/Pro Kutim

SANDARAN – Lelah dan fisik yang menguras tenaga 120 offroader klub mobil double gardan 4 x 4 dari Sangatta, Bontang, Kukar, Samarinda hingga Balikpapan yang menggilas medan jalan, mulai dari Kantor Bupati di kawasan Bukit Pelangi terbayar. Ketika tiba di Danau Sapan, yakni salah satu objek wisata dengan potensi menakjubkan yang ada di Desa Tadoan Kecamatan Sandaran.

Total ada tiga etape yang harus dituntaskan seluruh peserta offroader. Yakni zona 1 menempuh perjalanan 124 kilometer dimulai dari Kantor Bupati Kutim di Bukit Pelangi menuju Polsek Kaliorang. Selanjutnya di zona 2 sepanjang 104 kilometer, start dari Polsek Kaliorang menuju Danau Sapan dan terakhir zona 3 dimulai dari Danau Sapan ke Pelabuhan Teluk Sulaiman di Kecamatan Biduk-biduk Kabupaten Berau sepanjang 75 kilometer. Total etape medan yang ditempuh seluruh peserta offroader menyetuh 303 kilometer.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang yang juga menjajal sebagai peserta offroader mengaku terpukau dengan keindahan dari Danau Sapan di Desa Tadoan. Karena menyimpan banyak potensi wisata yang patut dikembangkan ke depannya. Ia pun juga turut mengapresiasi offroader yang lain sudah bisa sampai jauh-jauh tiba di Danau Sapan.

“Terima kasih khususnya untuk panitia pelaksana (panpel) yakni Polres Kutim dalam menyambut HUT ke-76 Bhayangkara pada 1 Juli mendatang dengan membuat sebegitu menariknya gelaran Bhayangkara Over Land. Dengan mengenalkan sekaligus eksplor Danau Sapan di Desa Tadoan,” jelasnya disaksikan Kapolres Kutim Welly Djatmoko, Camat Sandaran Tri Sukadar dan tamu undangan lainnya, Sabtu (11/6/2022).

Jadi, sambungnya, peserta offroad tidak hanya menikmati perjalanan di medan yang penuh tantangan. Namun bisa menikmati secara rileks (santai) dan asik dengan berenang di air yang jernih, bermain perahu dan gazebo cantik lewat backgroud suasana hutan yang masih alami.

Tidak lupa, Kasmidi juga mengapresiasi seluruh offroader yang sudah terlibat dalam mendukung kegiatan Bhayangkara Overland Kutim ini. Selain menyalurkan hobi dalam memacu adrenalin juga merupakan ajang silaturahmi antara sesama penggemar offroader. Sembari berbagi dan bertukar pengalaman dan ajang promosi wisata.

“Hasilnya semoga bisa memperkenalkan wisata-wisata yang ada di pedalaman Kutim terutama Kecamatan Sandaran. Sebab ternyata punya keunggulan wisata yang tidak kalah dengan daerah lainnya. Saya harap ke depan bisa meningkatkan pariwisata Kutim dengan didatangi banyak wisatawan dari luar Kutim,” urainya.

Senada, Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko mengutarakan bahwa memang momen ini tujuan pertamanya untuk mengeksplorasi destinasi wisata yang ada di Kecamatan Sandaran. Yakni Danau Sapan yang berada di kawasan Desa Tadoan.

“Hasilnya sangat bagus sambil berkendara bersama rekan-rekan offroader dan ketika tiba kami langsung terpukau saat berada di Danau Sapan sambil camping (berkemah). Tempat ini harus dilestarikan karena memang menyimpan potensi yang sangat luar biasa. Dengan kecantikan danaunya yang jernih dan bisa melihat ikan-ikan sapan. Sekaligus bermain sepeda air. Saya mendukung Danau Sapan dijadikan objek wisata andalan di Sandaran,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Sandaran Tri Sukadar juga menyambut baik event Bhayangkara Over Land yang hadir di daerahnya. Tentunya ini sangat baik dan bermanfaat untuk bisa mengembangkan potensi Danau Sapan.

“Ya ini suatu promosi yang baik untuk mengenalkan keunikan sekaligus keunggulan wisata di Sandaran. Tidak hanya air terjun dan pantainya, Sandaran punya danau yang begitu eksotis. Para offroader yang hadir di Danau Sapan bisa menyaksikan langsung. Ini juga menjadi aset kita yang bisa dipublikasikan ke masyarakat dengan datangnya para personel offroader, sekembalinya ke rumah bisa menceritakan Danau Sapan,” ujarnya.

Lebih jauh, Tri menegaskan dalam waktu ke depan, fasilitas yang ada di Danau Sapan siap dikembangkan. Karena akan dicanangkan menjadi danau wisata. Sehingga lebih menarik agar wisatawan kembali banyak yang datang ke Danau Sapan. Fasilitas yang ada dilengkapi dengan mainan anak-anak. Seperti perahu air dan rencana ke depan ada pula pusat belanja kuliner yang akan dibangun.

“Seperti mengenalkan UMKM produksi masyarakat,” tegasnya. (kopi13/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here