Beranda Kutai Timur Luncurkan AGAS, Bupati Dorong Kutim Bebas Stunting

Luncurkan AGAS, Bupati Dorong Kutim Bebas Stunting

136 views
0

Teks : Bupati Ardiansyah Sulaiman saat memberikan sambutan. (Foto Wahyu Pro Kutim)

SANGATTA – Upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting di daerah terus ditingkatkan melalui berbagai program. Paling anyar, Bupati Kutai Timur (Kutim) H Ardiansyah Sulaiman secara resmi luncurkan Aksi Gerak Cepat Atasi Stunting (AGAS), Senin (8/8/2022). Posyandu Tulip, Jalan Munthe ½, Desa Swarga Bara, Sangatta Utara dipilih menjadi lokasi peluncuran program dimaksud. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim menjadi OPD leading sector untuk program ini. Melibatkan Dinas Kesehatan dan OPD lainnya lingkup Pemkab Kutim.

Bupati Ardiansyah Sulaiman berharap melalui program AGAS ini, stunting di Kutim bisa teratasi dengan penurunan jumlah anak yang menderita stunting. Contoh sederhana mencegah stunting menurut Bupati adalah dengan memastikan anak ditimbang setiap bulan ke Posyandu atau fasilitas kesehatan lainnya. Pemberian tablet tambah darah dan lainnya.

“Pemberian edukasi 1000 HPK (hari pertama kelahiran) pada calon pengantin dan makanan tambahan bagi bayi, ibu hamil dan balita,” ucap orang nomor satu di Pemkab Kutim itu.

Saat pemberian Vitamin A kepada salah seorang anak. (Wahyu Pro Kutim)

Tak hanya itu, melaksanakan program keluarga berencana (KB) setelah melahirkan juga penting. Ditambah penggunaan jamban dan air bersih, selalu berperilaku hidup bersih dan sehat serta megupayakan tinggal di rumah layak huni.

“Mudah-mudahan (program AGAS) ini bisa berjalan dengan baik dan mencapai target yang telah ditentukan,” harap Ardiansyah dihadapan Ketua TP-PKK Ny Hj Siti Robiah, Kepala DPMDes Yuriansyah, Kepala Bappeda Noviari Noor, Kadinkes Bahrani, Sekretaris Dinas PPKB Indra Arie, Camat Sangatta Utara Hasdiah, Kades Swarga Bara Wahyuddin Usman, unsur Muspika, stakeholder dan undangan lainnya.

Sebelumnya, Sekretaris BKKBN Perwakilan Kaltim Al Kahfid Hidayat mengapresiasi Pemkab Kutim yang telah meluncurkan AGAS. Karena program ini menunjukan komitmen Pemkab Kutim dalam upaya menurunkan angka anak yang dikategorikan stunting.

“Dengan adanya launching Aksi Gerak Cepat Atasi Stunting ini mampu mendapatkan data keseluruhan balita se-Kutim sesudah ditimbang dan status gizinya,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan bulan timbang dan pemberian vitamin A kepada balita. Kemudian dilanjutkan konferensi video Bupati dengan seluruh Camat, Kepala Puskesmas dan Kades se-Kutim melalui zoom. Untuk bersama-sama menyukseskan AGAS disetiap wilayah kerja masing-masing. (kopi7/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here