Beranda Kutai Timur Ringankan Beban Korban Kebakaran di Bengalon – Bupati Serahkan Bantuan Paket Sembako

Ringankan Beban Korban Kebakaran di Bengalon – Bupati Serahkan Bantuan Paket Sembako

140 views
0

Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman didampingi Kapolsek Bengalon, Wakil Ketua DPRD Kutim H Arfan saat meninjau dan menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di Jalan Mulawarman RT 14, Desa Sepaso Barat, Kecamatan Bengalon pada Jumat (30/9/2022), jam 3 dini hari tadi. (foto ist)

BENGALON- Penyerahan bantuan sembako menjadi refleksi empati dari Bupati Kutai Timur (Kutim) untuk musibah kebakaran di Jalan Mulawarman RT 14, Desa Sepaso Barat, Kecamatan Bengalon pada Jumat (30/9/2022). Rencana pendistribusian paket sembako sengaja dipercepat karena Bupati khawatir para korban yang mencapai 107 jiwa dari 42 kepala keluarga (KK) kekurangan bahan makanan pasca-kebakaran.

Meski banyak agenda kerja yang mesti dilaksanakan, namun begitu mendengar informasi musibah dimaksud, Bupati didampingi Kabag Protokol Komunikasi Pimpinan Basuki Isnawan segera bertolak ke Bengalon dengan mobil dinas. Selepas mengikuti kegiatan Germas (gerakan masyarakat hidup sehat) di Kantor Kecamatan Sangatta Utara. Dengan membawa bantuan yang disiapkan dari dana pribadinya. Sembako yang diserahkan ini masih berupa bantuan sementara, karena selanjutnya akan ditangani oleh instansi terkait untuk pendistribusian bantuan resmi, sesuai instruksi Bupati. Meski bantuan yang diberikan tak seberapa, namun diharapkan bisa sedikit meringankan beban para korban.

Setibanya di tempat kejadian, Bupati langsung mendatangi para korban kebakaran yang ditaksir merugikan warga hingga miliaran rupiah. Didampingi Camat Bengalon Suharman, Kapolsek Bengalon dan Wakil Ketua DPRD Kutim H Arfan, jajaran Pemerintah Kecamatan Bengalon, Bupati mengingatkan agar seluruh korban tetap sabar. Selain itu tak lupa meminta agar kejadian kebakaran akibat korsleting listrik kali ini menjadi pelajaran.

“Ke depan masyarakat harus lebih memperhatikan instalasi listrik. Sehingga potensi bahaya kebakaran akibat korsleting listrik bisa dicegah,” imbau Ardiansyah.

Tak lupa dia menyampaikan terima kasih kepada para pihak yang telah bahu membahu ikut memadamkan kebakaran. Bupati juga menginstruksikan agar Pemerintah Kecamatan Bengalon, instansi terkait serta perusahaan swasta bersinergi melakukan penanganan korban pasca-kebakaran.

Seperti diberitakan oleh Pro Kutim sebelumnya, sesuai informasi yang dirilis Polres Kutim, pada Jumat (30/9/2022) sekira Pukul 03.00 WITA terlihat api yang berasal dari rumah barakan milik Senianto. Warga lantas berupaya memadamkan api, namun tetapi tidak berhasil dan kemudian menghubungi pemadam kebakaran di Bengalon. Untuk meminta pemadaman api di lokasi kejadian. Namun karena api sudah terlanjur besar, langsung mengenai rumah lainnya. Termasuk sebuah Apotek Melona dan sebuah toko sembako milik Senianto. Kemudian sekira Pukul 03.15 WITA mobil damkar Bengalon datang disusul mobil damkar dari perusahaan yang berada di Bengalon membantu memadamkan api tersebut. Sekira Pukul 05.30 WITA barulah si jago merah berhasil dipadamkan.

Kebakaran yang terjadi saat warga sedang tidur nyenyak ini menciptakan kerugian hingga miliaran rupiah. Disiyalir disebabkan oleh korsleting listrik. Tak hanya rumah dan tempat usaha, kebakaran kali ini juga menghanguskan beberapa kendaraan roda dua, roda empat serta menjadi musibah bagi kurang lebih 50 kepala keluarga (KK).

Upaya pemadaman kebakaran berhasil dilakukan berkat bantuan masyarakat dan 2 unit damkar dari PT Dharma Henwa, 2 unit dari PT BEJM, 1 Unit PT KPP serta 2 Unit Damkar Bengalon. Selain itu 2 unit mobil Perumdam TTB, 2 unit mobil tendon serta 1 unit milik PT Pama Persada Nusantara juga turut terlibat.(kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here