Beranda Keagamaan Suka Cita Pemimpin Kutim, Temui Anak-Anak Penghafal Qur’an di Pedalaman

Suka Cita Pemimpin Kutim, Temui Anak-Anak Penghafal Qur’an di Pedalaman

224 views
0

Diapit : Bupati diapit oleh Ustaz Khoiri dan Ustadz A. Fhatoni, di kiri dan kanannya saat di masjid. Foto: Ronall J Warsa Pro Kutim

LONG MESANGAT – Sorot mata orang nomor satu di Kutai Timur (Kutim) nampak berbinar-binar bahagia saat disambut puluhan santri-santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Ibnu Mu’thi di Jalan Kamper, Desa Mukti Utama Kecamatan Long Mesangat, pada Senin (24/10/20220) lalu. Bagaimana tidak, keberadaan mereka tidak saja belajar menuntut ilmu agama, namun ternyata juga fokus menjadi penghafal Qur’an (Hafiz, red).

Keberadaan Ponpes yang dikelola Yayasan Ajyalul Qur’an di bawah pimpinan Ustad A Fhatoni, seakan-akan menjadi mutiara tersendiri di tengah-tengah kawasan yang sunyi dan dipenuhi pepohonan karet tersebut. 

Bupati Ardiansyah Sulaiman mengaku bahagia dengan perkembangan para santri-santriwati. Ia memberikan pula kabar gembira terkait akan dibangunnya peningkatan kualitas jalan di Kecamatan Long Mesangat. Tentunya jelas berdampak bagi semua masyarakat termasuk pengurus, ustadz-ustadzah, serta santri-santriwati di Ponpes itu.

“Alhamdulillah perkembangan anak-anak luar biasa. Mereka tidak saja dididik ilmu agama namun juga ilmu pengetahuan lain yang dikerjasamakan dengan tempat pendidikan negeri. Walau mereka jauh dari orang tua, namun mereka tetap bersungguh-sungguh menuntut ilmu,” terang Ardiansyah Sulaiman.

Bahagia : Dua wajah santri di Ponpes Ibnu Mu’thi nampak begitu bahagia walau berpisah dengan kedua orang tua, dalam proses menuntut ilmu agama. (Ronall J Warsa Pro Kutim)

Kesungguhan tersebut, sebagaimana hadist Baginda Nabi Besar Muhammad SAW yang diriwayatkan Turmudzi, “Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu, maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”.

Ustadz A Fathoni menyambut kedatangan Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Ketua II DPRD Arfan, Kadis PU Muhamad Muhir, Kadiskop-UMKM Darsafani ke pondok pesantren asuhannya dengan tangan terbuka. Jika dulu saat kedatangan Bupati pertama kali, masih belum banyak anak yang mampu menjadi penghapal qur’an. Maka kini sebaliknya, kemampuan santri-santriwati sudah di atas rata-rata atau meningkat tajam.

Silaturahim : Pengurus Ponpes dan masyarakat setempat menyalami Bupati, saat melakukan silaturahim ke tempat tersebut. (Ronall J Warsa Pro Kutim)

Dengan berjalannya waktu, anak-anak sudah ada khatam Al-Qur’an. Bahkan beberapa anak akan mewakili kecamatan Long Mesangat untuk ikut Musabaqah Tilawatil Qu’ran yang digelar Pemkab Kutim. Walau serba apa-adanya, perkembangan ilmu agama terus diperkuat dengan bantuan doa dan restu semua pihak.

“Mereka ada yang mampu menghapal qur’an dari 10 Juz, 15 Juz, 20 Juz, 30 Juz. Alhamdulillah ini semua berkat rahmat Allah SWT, di tengah keberadaan Ponpes yang apa adanya,” ungkap Ustad A Fathoni.

Tawadhu  : Walau di usai muda telah dapat menghafal qur’an, tidak membuat santri ini lepas dari sikap tawadhu atau rendah hati. (Ronall J Warsa Pro Kutim)

Ditambahkan Ketua RT 005 Desa Mukti Utama Makroni, keberadaan Ponpes Ibnu Mu’thi di wilayah tersebut tidak saja membantu memberikan pengetahuan ilmu agama bagi masyarakat sekitar, namun juga masyarakat di luar kecamatan Long Mesangat. Seperti halnya masyarakat di Muara Bengkal, Busang, hingga Batu Ampar.

“Keberadaan Ponpes yang sudah beroperasi dua tahunan lebih berdampak lumayan bagi masyarakat. Tentu untuk syiar agama Islam, untuk anak-anak di Long Mesangat. Biasanya berasal dari SP 4 hingga SP 7. Ini membantu orang tua santri-santriwati yang rata-rata petani perkebunan karet dan sawit, dalam mendidik anak mereka,” jelas Ketua RT 009. (kopi5/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here