Beranda Entertainment Menjaga Laut Merajut Asa Jadi Spirit Bahari Fishing Tournament Kutim 2025

Menjaga Laut Merajut Asa Jadi Spirit Bahari Fishing Tournament Kutim 2025

185 views
0

Suasana Fishing Tournament Bupati Cup 2025. Foto: Vian Prokutim

SANGATTA – Mentari pagi baru saja merekah di ufuk timur ketika deretan kapal nelayan berjejer rapi di Pelabuhan Kenyamukan, Sangatta, Sabtu (18/10/2025). Riuh suara peserta yang mempersiapkan joran, umpan, dan perlengkapan memancing menandai dimulainya Fishing Tournament Bupati Cup 2025. Sebanyak 65 tim dari berbagai wilayah pesisir Kutai Timur (Kutim) tampak antusias menantang ombak dan arus laut dalam ajang tahunan yang kini menjadi kebanggaan masyarakat pesisir.

Bupati Kutai Timur (Kutim) H Ardiansyah Sulaiman, yang hadir untuk melepas peserta, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga bagian dari gerakan kolektif untuk menghidupkan kembali semangat bahari Kutim.

“Negara kita adalah negara kepulauan, dua pertiga wilayahnya adalah laut. Potensi besar ini harus kita kelola dengan bijak, bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk generasi mendatang. Mari kita cintai dan lestarikan laut kita, karena kalau bukan kita, siapa lagi?” tegas Ardiansyah, disambut tepuk tangan para peserta.

Didampingi Wakil Bupati Mahyunadi, Ketua DPRD Jimmi, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Fajar Yuswantoro, Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto, serta Kadispora Basuki Isnawan, Bupati memaknai turnamen ini sebagai perwujudan kesadaran ekologis dan sosial. Laut, katanya, bukan hanya sumber rezeki, melainkan warisan alam yang harus dijaga bersama.

Ia mengungkapkan, Pemkab Kutim berkomitmen memperkuat sektor kelautan melalui pengembangan industri perikanan, pembinaan koperasi nelayan, hingga promosi wisata bahari. Lebih jauh, Kutim menargetkan menggelar International Fishing Tournament 2028, sebagai upaya memperkenalkan kekayaan biota laut Kutim ke pentas nasional dan internasional.

“Melalui Fishing Tournament Bupati Cup 2025, semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat pesisir kian tumbuh. Laut yang luas dan kaya menjadi simbol harapan serta kekuatan baru bagi Kutai Timur untuk melangkah menuju masa depan sebagai daerah bahari yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi,” ujar Ardiansyah.

Ketua Panitia Husaifa dari Asosiasi Permancingan Indonesia (APRI) Kutim, menyebut turnamen ini bukan hanya ajang adu kemampuan memancing, tetapi juga motor penggerak ekonomi daerah.

“Ini adalah event yang keempat sejak 2022. Dampak ekonominya terasa langsung. Dari penyewaan kapal, penjualan alat pancing, hingga perbekalan dan umpan. Semua bergerak, semua mendapatkan manfaat,” jelasnya.

Dampak sosial kegiatan ini juga tak kalah kuat. Para nelayan yang sehari-hari bergelut dengan laut, kini menjadi bagian dari perayaan potensi wilayah mereka sendiri. Salah satunya Rizal (37), nelayan asal Sangatta Selatan, yang mengaku bangga bisa ikut berpartisipasi.

“Kami senang ada kegiatan seperti ini. Selain mempererat silaturahmi antar-nelayan, kami merasa lebih diperhatikan. Semoga laut Kutim terus memberi kehidupan yang lebih baik bagi kami,” ucapnya dengan senyum penuh harap.

Fishing Tournament Bupati Cup 2025 tak hanya meninggalkan jejak di permukaan air, tetapi juga menanamkan kesadaran di hati masyarakat pesisir, bahwa menjaga laut sama artinya dengan menjaga masa depan. Dari riuh pelabuhan Kenyamukan, harapan itu berlayar menuju Kutim yang bahari, berdaya, dan lestari.(kopi4)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini