Beranda Kutai Timur Pa’gellu Toraja Perkaya Keragaman, Bukti Kutim Rumah Budaya Nusantara

Pa’gellu Toraja Perkaya Keragaman, Bukti Kutim Rumah Budaya Nusantara

235
0

Penampilan penari Pa’gellu Toraja di acara penutupan FPB Kutim 2025. Foto: Zaki/Bagus Pro Kutim

SANGATTA – Keharmonisan dan keragaman etnis di Kutai Timur (Kutim) disorot secara apik di panggung penutupan Festival Pesona Budaya (FPB) Kutim 2025 pada Minggu (23/11/2025) malam. Selain menonjolkan seni asli daerah, suasana Lapagan Alun-alun Bukit Pelangi diperkaya oleh penampilan memukau Tari Pa’gellu dari Rumah Budaya Nusantara (RBN) Kutim.

Tari Pa’gellu, yang merupakan tarian penyambutan dan kegembiraan dari Tana Toraja, Sulawesi Selatan, berhasil memikat ribuan penonton dengan gerakan lentik dan dinamis yang khas. Penampilan ini menjadi representasi nyata dari kekayaan etnis di Kutim.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman secara langsung mengapresiasi keragaman yang disuguhkan dalam festival tersebut. Ia menekankan bahwa FPB bukan hanya milik satu suku, melainkan seluruh komunitas.

“Oleh karenanya, saya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kemudian juga apresiasi kepada para-para pegiatan, budaya yang dengan tekun mengikuti acara ini menyuguhkan berbagai tampilan-tampilan budaya. Baik budaya pesisir Kutim, budaya pedalaman, dan budaya-budaya Nusantara,” tegas Bupati, menegaskan posisi tari Pa’gellu sebagai bagian tak terpisahkan dari FPB.

Padliyansyah, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim sekaligus Ketua Panitia, menguatkan bahwa Rumah Budaya Nusantara adalah bagian integral dari rangkaian acara yang telah disiapkan selama tiga hari.

“Ada pun rangkaian kegiatannya menampilkan aneka atraksi seni dan budaya mulai seni pesisir, pedalaman, dan kesenian nusantara yang berada di Kabupaten Kutim yang telah kita laksanakan selama 3 malam,” lapor Padliyansyah.

Penampilan Tari Pa’gellu menjadi bukti nyata bahwa Kutimadalah rumah yang harmonis bagi beragam suku bangsa. Masyarakat memberikan sambutan hangat, menunjukkan apresiasi terhadap upaya RBN Kutim dalam melestarikan budaya leluhur mereka, sekaligus memperkaya khazanah budaya di Kutim.(kopi5/kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini