Beranda Kutai Timur Menanam Kemandirian dari Bengalon, CSR Ratusan Juta dari KPC untuk Poktan

Menanam Kemandirian dari Bengalon, CSR Ratusan Juta dari KPC untuk Poktan

59 views
0

Teks : penyaluran bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) KPC untuk Poktan di Bengalon. (Ist)

BENGALON – Senyap pagi di Desa Muara Bengalon, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kamis (8/1/2026), berubah menjadi ruang temu antara harapan petani dan peran dunia usaha. Di wilayah ring 1 operasional perusahaan, Kaltim Prima Coal (KPC) melalui Bengalon Community Relation Department (BCRD) menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp199.970.000 kepada dua kelompok tani setempat. Masing-masing kepada Kelompok Tani (Poktan) Lembah Hijau dan Poktan Lumayan Raya Indah.

Bantuan tersebut bukan sekadar simbol kepedulian, melainkan sokongan konkret berupa pupuk, alat semprot manual, racun rumput, serta bibit pohon sawit yang selama ini menjadi tulang punggung penghidupan petani Bengalon. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Superintendent Community Development KPC Naufal Fadhil, dan diterima langsung Ketua Kelompok Tani Lembah Hijau Ansyar, serta Ketua RT 10 Kamaruddin yang mewakili Kelompok Tani Lumayan Raya Indah. Prosesi tersebut turut disaksikan Kepala Desa Muara Bengalon Muh Yusuf.

Di sela kegiatan, Ketua Kelompok Tani Lembah Hijau Ansyar menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah desa dan KPC yang dinilainya konsisten mendampingi petani. Menurut dia, bantuan ini menjadi penguat napas panjang usaha pertanian yang telah digeluti warganya selama puluhan tahun.

Kelompok Tani Lembah Hijau, kata Ansyar, berdiri sejak tahun 2000 dan kini menaungi 25 anggota yang tersebar di Kecamatan Bengalon. Dari kebun sawit yang dikelola bersama, kelompok ini mampu menghasilkan sekitar 80 ton dalam satu kali panen. Angka tersebut bukan hanya statistik produksi, melainkan cermin ketekunan petani dalam menjaga keberlanjutan lahan di tengah dinamika wilayah industri.

“Sekali lagi kami atas nama Kelompok Tani Lembah Hijau mengucapkan terima kasih kepada KPC. Dengan bantuan pupuk dan peralatan pendukungnya, diharapkan produksi pertanian lokal Bengalon dapat meningkat sehingga petani sejahtera,” ujar Ansyar.

Nada serupa disampaikan Kepala Desa Muara Bengalon Muh Yusuf. Ia menuturkan bahwa kesejahteraan petani menjadi mimpi kolektif pemerintah desa yang tidak dapat diraih sendiri. Keterlibatan sektor swasta, menurutnya, menjadi jembatan penting untuk memperluas daya jangkau pembangunan ekonomi desa.

“KPC merupakan salah satu perusahaan swasta mitra pemerintah, dalam hal ini Desa Muara Bengalon. Kerja sama yang terjalin baik selama ini semoga terus meningkat, serta dapat memberikan kebermanfaatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di Bengalon,” ucap Muh. Yusuf.

Dari sisi perusahaan, Superintendent Community Development KPC Naufal Fadhil menegaskan bahwa program CSR KPC di sektor pertanian diarahkan pada pengembangan agribisnis dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Fokusnya tidak berhenti pada bantuan fisik, melainkan juga mencakup skema pupuk bergulir, penyediaan peralatan, hingga pendampingan berkelanjutan.

“KPC menekankan kolaborasi dengan pemerintah serta masyarakat untuk menjalankan program CSR secara efektif di sektor non-tambang. Sesuai dengan upaya pemerintah guna mewujudkan masyarakat mandiri, tangguh, dan berkelanjutan,” kata Naufal.

Di Bengalon, bantuan itu kini beralih rupa menjadi benih harapan. Di antara barisan sawit dan tanah yang terus diolah, tumbuh keyakinan bahwa kesejahteraan tidak hanya digali dari perut bumi, tetapi juga disemai dari ladang-ladang yang dirawat dengan kebersamaan. (*/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini