Beranda Kutai Timur Turnamen BAVETI Kutim Jadi Panggung Seleksi Atlet PORNAS 2027

Turnamen BAVETI Kutim Jadi Panggung Seleksi Atlet PORNAS 2027

108 views
0

Seluruh juara BAVETI Racing Seri 1 usai pertandingan bersama Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Foto: Lintang/Pro Kutim 

SANGATTA – Turnamen Tenis Lapangan bertajuk “BAVETI Racing Seri (BRS) 1” resmi ditutup pada Minggu (24/5/2026) di Lapangan Tenis Town Hall Swarga Bara gelaran Pengurus Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (BAVETI) Kutai Timur (Kutim). Penutupan berlangsung di tengah cuaca mendung yang disusul hujan deras saat laga final berlangsung.

Pertandingan sempat dihentikan sementara untuk menunggu hujan reda sebelum akhirnya dilanjutkan dengan penutupan resmi oleh Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman.

Turnamen yang digelar selama dua hari, sejak Sabtu (23/5/2026) itu mempertandingkan dua kategori yakni prestasi (non-veteran) dan veteran. Pada kategori prestasi, pasangan Wesley dan Agustinus Bani keluar sebagai juara pertama. Sementara kategori veteran dimenangkan pasangan Ahmad dan Edi.

Ketua BAVETI Kutim, Dahlan Langgunu, mengatakan turnamen tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi antar-pemain tenis di Kutim, namun juga menjadi bagian dari proses seleksi atlet menghadapi PORNAS 2027 di Palu.

“Acara ini sebenarnya salah satu kami menyeleksi tim tenis Kutai Timur menghadapi PORNAS di Palu 2027. Jadi kami lagi mencari rekap kemampuan mereka masing-masing untuk diranking,” ujarnya dalam sambutan.

Ia mengungkapkan, turnamen seri perdana itu diikuti 54 peserta dari berbagai klub tenis di Kutim. Terdiri dari 16 peserta kategori veteran dan 34 peserta kategori prestasi.

“Semua klub yang ada di Kutim kita gabungkan dalam turnamen ini,” katanya usai kegiatan.

Dahlan juga menyampaikan harapan agar turnamen tenis yang lebih besar dapat digelar pada akhir tahun nanti.

“Insyaallah bulan Desember nanti kita ada Bupati Cup. Harapannya atlet Kutim bisa tampil jadi juara karena nantinya atlet se-Kaltim bahkan pemain nasional juga akan turun,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dalam sambutannya menekankan pentingnya olahraga sebagai sarana menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, khususnya bagi para atlet veteran.

“Prestasi itu memang oke. Tetapi yang penting harus dijaga adalah kebugaran dan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar para atlet tetap memperhatikan kondisi fisik dan menyesuaikan aktivitas olahraga dengan usia.

“Semangat boleh menyala, tapi harus diatur. Makanya slogan ‘bugar sepanjang usia’ itu penting,” katanya.

Menurut Ardiansyah, olahraga di bawah naungan KORMI memiliki semangat berbeda karena lebih menitikberatkan pada kebugaran masyarakat tanpa batas usia.

Usai penutupan, Ardiansyah menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengembangan olahraga masyarakat yang dilakukan KORMI melalui BAVETI.

“Kalau di KORMI itu semangatnya sehat, bugar, gembira, luar biasa. Artinya olahraga tidak ada batas usia,” ucapnya.

Wakil Ketua I KORMI Kutim, Obnil, menyatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan olahraga veteran seperti yang digelar BAVETI. Ia juga mengungkapkan rencana penyelenggaraan festival olahraga masyarakat pada Oktober mendatang.

“Kita akan melaksanakan festival dengan melibatkan berbagai inorga di bawah KORMI. Intinya bagaimana masyarakat bisa berkumpul dan tetap bugar,” katanya.

Meski pertandingan final sempat terkendala hujan, suasana penutupan tetap berlangsung meriah. Penyerahan hadiah kepada para juara dilakukan langsung oleh Bupati Kutim bersama jajaran panitia dan pengurus KORMI Kutim.(kopi17/kopi13/kopi3) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini