Penutupan Festival Sekerat Nusantara V.Foto: Habibah/Pro Kutim
BENGALON – Festival Sekerat Nusantara V berakhir di Lapangan Voli Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Senin (13/7/2026). Perhelatan tahunan yang telah memasuki edisi kelima ini ditutup dengan apresiasi terhadap sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, komunitas, hingga dunia usaha dalam membangun potensi pariwisata daerah.
Penutupan festival dimeriahkan dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba serta pemberian penghargaan kepada pihak swasta yang dinilai berkontribusi aktif. Dua perusahaan, yakni PT Antereja Mahada Makmur dan PT Lancar Jaya Mandiri Abadi, menerima piagam penghargaan atas dukungan mereka terhadap program pembangunan desa dan penyelenggaraan festival melalui sinergi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sekerat Jaya Mandiri.
Hadir dalam acara penutupan tersebut Bupati KutimArdiansyah Sulaiman, Sultan Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin, Pangeran Hario Noto Negoro, Dandim 0909/KTM Letkol Czi Zaenal Abidin, Kepala Brigif Teritorial Pembangunan 32/Mangkalihat Brigjen TNI Agus Salim, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat setempat.
Mewakili Kepala Dinas Pariwisata Kutim, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Ahmad Rifani menyatakan bahwa kesuksesan festival ini merupakan buah dari kolaborasi kolaboratif.

“Festival Sekerat Nusantara kelima ini terlaksana berkat kerja sama seluruh unsur, mulai dari tingkat desa, kecamatan, perangkat daerah terkait, komunitas, hingga pelaku usaha. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah mengambil peran sesuai fungsinya masing-masing,” ujar Rifani.
Menurut Rifani, keterlibatan berbagai Perangkat Daerah (PD) memastikan festival tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana pemberdayaan masyarakat. Beberapa aspek yang didorong meliputi pelaksanaan ritual adat, pembinaan UMKM, hingga pengembangan pelaku ekonomi kreatif.
Dinas Pariwisata sendiri memfasilitasi sejumlah rangkaian kegiatan yang menyedot perhatian masyarakat, di antaranya lomba menyanyi dangdut, lomba kuliner berbahan dasar hasil laut, perlombaan tradisional gasing, serta atraksi paralayang yang mengibarkan bendera festival dan simbol dukungan bagi Geopark Sangkulirang-Mangkalihat.

Malam puncak penutupan semakin semarak dengan penampilan penyanyi asal Kutim jebolan Dangdut Academy 7, Renaldy, yang menghibur ribuan warga di lokasi acara.
Pemerintah Kabupaten Kutim menaruh harapan besar agar Festival Sekerat Nusantara terus berkembang menjadi agenda wisata unggulan.
“Harapan kami, festival ini mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, meningkatkan kunjungan wisatawan ke Desa Sekerat, serta menggerakkan roda ekonomi UMKM. Selain itu, yang tak kalah penting adalah memperkuat pelestarian budaya lokal sebagai identitas daerah,” pungkas Rifani.

Adapun sejumlah pemenang yang diumumkan pada malam penutupan seperti Juara I Lomba Nyanyi Dangdut diraih Firmansyah, Juara I Lomba Tari Kreasi Pesisir diraih Sanggar Adhinata, Juara I Lomba Kuliner diraih Bengalon Foodies, Juara I Lomba Nyumpit Putra diraih Taufik, Juara I Lomba Nyumpit Putri diraih Cici Wulandari, Juara I Lomba Gasing kategori Beturai diraih Boho, Juara I Lomba Gasing kategori Beturai Massal diraih Romy Mulyadi, serta Juara I Lomba Gasing kategori Gasing Bepalu diraih Dody.(kopi10/kopi13/kopi3)
































