Teks: Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Kutai Timur bersama PT Indexim Coalindo menggelar pelatihan kewirausahaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) se-Kecamatan Kaliorang (ist)
KALIORANG – Di tengah geliat ekonomi masyarakat pesisir Kutai Timur (Kutim) yang terus berbenah, sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta kembali memperlihatkan wujud konkret. Pemkab Kutim melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten bersama PT Indexim Coalindo menggelar pelatihan kewirausahaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) se-Kecamatan Kaliorang. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 29-31 Oktober 2025, itu digelar di Gedung Kwartir Ranting Pramuka, Desa Bangun Jaya, Kaliorang.
Sebanyak seratus peserta hadir mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai lapisan, mulai dari pelaku UMKM lokal, pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang tersebar di beberapa desa sekitar. Tidak hanya sebagai ajang berbagi pengetahuan, pelatihan ini juga menjadi ruang perjumpaan dan pertukaran gagasan di antara pelaku ekonomi rakyat.
Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan pada cara merumuskan tujuan usaha hingga membingkainya dalam model bisnis berbasis Business Model Canvas. Mereka juga belajar menyusun perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), membuat laporan keuangan sederhana. Serta menata strategi pemasaran digital yang relevan dengan perubahan zaman. Metode pembelajaran disajikan interaktif. Menggabungkan teori, simulasi, dan praktik langsung di bawah bimbingan para instruktur berpengalaman.
“Pelatihan kewirausahaan ini merupakan salah satu upaya Distransnaker untuk turut membersamai pelaku UMKM agar usaha yang dimiliki dapat berkembang pesat. Kami bekerja sama dengan mitra kami dari sektor swasta, yaitu PT Indexim Coalindo. Mari kita semua berkolaborasi dengan baik. Saya berharap nantinya peserta menerapkan ilmu yang diberikan sehingga dapat turut meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat,” ujar Kepala Distransnaker Kutim Roma Malau, saat membuka kegiatan mewakili Bupati Kutim.
Bagi PT Indexim Coalindo, kegiatan ini bukan semata wujud tanggung jawab sosial perusahaan, melainkan bagian dari inisiatif Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang berorientasi jangka panjang. Upaya pemberdayaan ekonomi lokal menjadi salah satu pilar utama dalam visi perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat.
“Program ini merupakan ikhtiar PT Indexim Coalindo untuk meningkatkan perekonomian lokal serta berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” tutur Manajer CSR PT Indexim Coalindo Ditto Santoso.
Pelatihan kewirausahaan di Kaliorang ini memperlihatkan bagaimana kerja sama lintas sektor dapat menghadirkan dampak nyata di tingkat akar rumput. Di balik papan tulis, diskusi, dan simulasi sederhana, tersimpan harapan besar, agar setiap pelaku usaha kecil di pelosok Kutim mampu menapak lebih kokoh di jalur kemandirian ekonomi. (*/kopi3)





























