Beranda Kutai Timur Pengawas DLH Kutim Nuriyah Raih Predikat Peserta Terbaik I Latsar CPNS

Pengawas DLH Kutim Nuriyah Raih Predikat Peserta Terbaik I Latsar CPNS

124 views
0

Nuriyah saat terima sertifikat penghargaan dari Bupati Kutim. Foto : Rusli/Nasruddin Pro Kutim

​SANGATTA – Prestasi membanggakan diraih pengawas lingkungan hidup Ahli Pertama dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Nuriyah. Ia sukses dinobatkan sebagai Peserta Terbaik I dalam Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Angkatan II Tahun 2026.

​Ia berhasil meraih peringkat pertama dalam penutupan pelatihan yang digelar secara khidmat di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim, Jum’at (5/6/2026). Keberhasilan ini menjadi buah manis dari dedikasi dan kerja kerasnya selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan yang menguras energi.

​Ditemui setelah acara, Nuriyah mengaku bersyukur atas capaian tertinggi yang diraihnya tersebut. Ia menyebut keberhasilan itu tidak lepas dari dukungan keluarga, rekan kerja, hingga para pembimbing selama proses pelatihan berlangsung.

​”Untuk prosesnya cukup panjang dan melelahkan. Jadi kami kurang lebih tiga bulan mengikuti proses pelatihan dasar CPNS ini,” ujar Nuriyah sembari tersenyum ramah saat diwawancarai pasca-acara penutupan.

​Menurut Nuriyah, masa-masa latsar diisi dengan berbagai tahapan evaluasi yang ketat dan dinamis. Pada tahap akhir, seluruh peserta diwajibkan untuk melalui masa habituasi guna menguji langsung kompetensi mereka di lapangan.

​”Itu terbagi dari beberapa tahapan di mana terakhir kita habituasi, termasuk untuk membuat proyek apa perbaikan di kantor kita dari instansi masing-masing, seperti itu,” kata Nuriyah menjelaskan alur tugas akhirnya.

​Dalam proyek perubahan tersebut, Nuriyah mengangkat isu penting yang berkaitan langsung dengan bidang kerjanya di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutim. Ia berfokus pada sistem penanganan aduan masyarakat agar bisa berjalan lebih optimal.

​”Proyek saya ‘Upaya Penguatan Tata Kelola Pengaduan Lingkungan Hidup’, karena saya dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutim,” tuturnya. 

​Saat mengenang kembali masa-masa pelatihan, Nuriyah menceritakan bahwa dinamika selama latsar memberikan kesan yang sangat mendalam. Ada banyak cerita suka dan duka yang ia lalui bersama ratusan peserta lainnya.

​”Senangnya karena bisa berkumpul sama teman-teman dari berbagai daerah, karena dari teman-teman kecamatan juga datang semua ke sini,” ungkap Nuriyah.

​Meski begitu, ia tidak menampik bahwa tekanan selama pelatihan sangat tinggi, terutama terkait manajemen waktu dan penyelesaian tugas. Ketatnya tenggat waktu menjadi tantangan terbesar yang harus dihadapi setiap hari.

​”Susahnya ya karena banyak tugas selama pelaksanaan pelatihan yang semua itu ada deadline-nya. Jadi dalam satu hari itu bisa lebih dari tiga tugas mungkin, dalam waktu bersamaan. Tapi pada dasarnya semua tugas itu sudah diperhitungkan bisa kami kerjakan,” tutupnya.(kopi14/kopi13/kopi3) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini