Beranda Kutai Timur Pos Pemeriksaan Masuk Kutim Diperketat – Cegah Penyebaran COVID-19

Pos Pemeriksaan Masuk Kutim Diperketat – Cegah Penyebaran COVID-19

742 views
0

Jalan masuk ke Sangatta ibu kota Kutim akan diperketat lewat penambahan pos keamanan mencegah COVID-19.(ist)

SANGATTA-Akses masuk ke wilayah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai diperketat oleh petugas, setelah intruksi dari Bupati Kutim Ismunandar. Hal ini berdasarkan antisipasi penyebaran COVID-19 yang kian masif, setelah adanya peningkatan cluster ijtima Kabupaten Gowa yang terpapar. Untuk itu, Pemkab Kutim berencana akan menambah posko antisipasi COVID-19, di pintu masuk Kutim, termasuk di Kecamatan Muara Bengkal, dan Kongbeng guna menambah kewaspadaan akan masuknya warga yang tertular virus berbahaya ini.

“Cluster COVID-19 saat ini bertambah, kewaspadaan harus ditingkatkan. Termasuk, menambah posko antisipasi COVID-19 di lalulintas masuk Kutim. Seperti Muara Bengkal dan untuk arah utara yaitu di Kongbeng,” terangnya.

Ismu menambahkan dalam kebijakannya melakukan tindakan, Pemkab Kutim harus melalui banyak pertimbangan. Termasuk jika harus melakukan penutupan wilayah atau karantina. Pemkab Kutim pun mengambil langkah dengan memperkuat sistem yang sudah berjalan seperti menambah posko antisipasi COVID-19 di pos lintas batas masuk kutim.

“Orang yang akan masuk dan keluar Kutim akan diperiksa kesehatannya. Untuk pengiriman logistik, tetap bebas,” jelasnya.

Selain penambahan posko, Pemkab Kutim melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim terus meningkatkan penelusuran Orang Dalam Pemantauan (ODP), terkait dengan cluster baru yakni cluster ijtima Gowa. Diduga, terkait dengan cluster ini dimasukkan daftar ODP, kalau ada tanda-tanda, harus masuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Mereka yang sudah masuk ODP dan PDP ini kita karantina. Ada karantina mandiri, ada karantina rumah sakit maupun di Badan Diklat. Ada juga nantinya, bisa kita pasangi stiker rumahnya agar tidak berkeliaran menulari orang,” katanya.

Seperti diketahui, Pemkab Kutim sejak beberapa hari lalu sudah mendirikan posko di lokasi Patung Burung di Jalan Poros Sangatta Bontang, untuk memeriksa kesehatan orang yang masuk dan keluar Kutim. Para pendatang seperti sopir dan penumpang, diminta turun untuk cuci tangan dan memeriksakan suhu tubuhnya, sementara kendaraan mereka disemprot Disinfektan. Pemeriksaan dilakukan atas kerja sama dari TNI-Polri, Dinkes, BPBD Kutim serta relawan. Dari informasi update Kutim Tanggap COVID-19 per 1 April 2020 Pukul 14.00 Wita, ODP di Kutim sudah mencapai 298 orang tersebar di 18 kecamatan merujuk data puskesmas, dengan 131 orang dalam selesai pemantauan, 161 dalam proses pemantauan. Selanjutnya, PDP 10 orang dengan 8 orang tunggu hasil laboratorium, sementara positif COVID-19 ada 2 orang dalam perawatan intensif. (hms13/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here