Beranda Nasional Ikuti Musrenbangnas 2021, Bupati Prioritaskan Pemulihan Ekonomi dan Sosial Kutim

Ikuti Musrenbangnas 2021, Bupati Prioritaskan Pemulihan Ekonomi dan Sosial Kutim

291 views
0

Suasana Bupati bersana jajarannya menyaksikan Musrenbang Nasional. (Dok Pro Kutim)

SANGATTA – Setelah mengikuti kegiatan Musrenbangprov Kaltim 2021 secara virtual belum lama ini, Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim) H Ismunandar melanjutkan rangkaian musyawarah pembangunan ini ditingkat nasional. Ismu mengikuti Pembukaan Musrenbang Nasional 2021 dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat (RKP) Tahun 2021. Juga melalui konferensi video, Kamis (30/4/2020).

Akibat pandemic COVID-19 seluruh kegiatan rapat atau pertemuan massal dilakukan secara virtual. Kegiatan skala nasional ini turut disiarkan langsung stasiun televisi nasional TVRI. Selain Bupati, ikut menyimak dan mengikuti jalannya Musrenbangnas 2021 diantaranya Wabup Kasmidi Bulang, Seskab Irawansyah. Berikutnya beberapa pejabat seperti Asisten Ekobang Seskab Suroto, Wakil Ketua DPRD Kutim Arfan serta jajaran Kepala OPD di lingkup Pemkab Kutim, dari Aula Kantor Bappeda Kutim.

Seperti biasa, acara dibuka Presiden RI Joko Widodo, sekaligus memberikan arahan dalam pelaksanaan Musrenbangnas 2021.

Dari Istana Merdeka di Jakarta, Jokowi menyebut masa pemulihan ekonomi akibat virus Corona akan berlangsung tahun depan. Karena itu para Gubernur, Bupati, Walikota, harus mengidentifikasi secara detail sektor apa yang terkena dampak paling parah akibat pandemic COVID-19.

“Saya lihat ada beberapa sektor yang sangat terpukul seperti UMKM, pariwisata, konstruksi, transportasi. Namun ada yang bertahan bahkan bisa bergerak, misal sektor tekstil dan produk tekstil, kimia, sektor farmasi, alat kesehatan, serta sektor jasa telekomunikasi dan jasa logistik,” terang Jokowi.

Dengan identifikasi yang ada, Joko Widodo minta disiapkan strategi besar pemulihan berikut tahapannya. Tahapan mitigasi soal prioritas yang harus dibantu dan berapa lapangan kerja yang bisa diselamatkan. Namun pastinya setelah mitigasi selesai, barulah masuk tahap pemulihan (recovery).

“Siapkan sektor apa yang bisa langsung reborn (lahir kembali), mana yang lambat, apa rencana intervensi kebijakan yang bisa dilakukan. Saat ini kita fokus pada tahap mitigasi,” pungkasnya.

Tahun 2021 pemerintah akan fokus pada pemulihan pasca pandemi COVID-19. Meski begitu Presiden RI bilang belum ada kepastian mengenai kapan badai COVID-19 akan surut.

Selanjutnya, Menteri PPN/Bappenas RI Suharso Monoarfa menegaskan bahwa rencana kerja anggaran pemerintah (RKAP) 2021 diarahkan untuk pemulihan sosial ekonomi. Langkah itu diambil untuk mengejar target rencana pemerintah jangka menengah nasional atau RPJMN 2020-2024 yang terancam meleset akibat pandemi virus Corona.

“Untuk itu, tema RKAP 2021 adalah mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial,” ujarnya.

Suharso menjelaskan bahwa pandemi COVID-19 telah menimbulkan dampak yang besar terhadap pembangunan nasional. Pandemi tersebut berpengaruh terhadap pencapaian sasaran RPJMN 2020-2024. Dampak lainnya adalah berkurangnya pembiayaan pembangunan 2020 akibat pengalihan pembiayaan ke COVID-19.

Dengan mempertimbangkan asusmi pandemi bisa berakhir dalam waktu dekat pada tahun ini, Suharso menyebut skenario agenda pemulihan ekonomi setelah COVID-19 menjadi bagian penting dalam kerangka ekonomi makro RKAP 2021. Forum tahunan yang diselenggarakan Kementerian PPN/Bappenas ini bertujuan untuk menyampaikan informasi arah prioritas pembangunan nasional satu tahun ke depan kepada seluruh pemangku kepentingan.

Sementara itu, Bupati Kutim H Ismunandar mengatakan program prioritas pembangunan telah dipersiapkan. Apapun yang telah diinstruksikan oleh Presiden telah dipersiapkan sebaik-baiknya.

“Sudah kami siapkan, Pemkab Kutim intinya sudah mempersiapkan semua sesuai apa yang diperintah oleh bapak Presiden RI (Joko Widodo),” kata Ismunandar. (hms7/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here