Beranda Pendidikan 57 SD di Kutim Terima DAK Fisik 2021

57 SD di Kutim Terima DAK Fisik 2021

126 views
0

Wakil Bupati Kutim H Kasmidi Bulang saat Rakor Sekolah Penerima DAK Fisik tahun 2021, di ruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG), pusat perkantoran Pemkab Kutim. (Foto : Wahyu Yuli Artanto)

SANGATTA – Sebanyak 57 Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di 15 Kecamatan di Kutai Timur (Kutim) menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021. Untuk menyamakan persepsi serta memberikan pemahaman dalam perencanaan dan pelaksaannya, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Pendidikan Kutim menggelar Rapat Koornasi (Rakor) Sekolah Penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tahun 2021 dan perencanaan DAK Fisik tahun anggaran 2022 sub bidang SD, bidang pendidikan Kutim.

Rakor itu diikuti 144 peserta, terdiri dari kepala sekolah dan operator sekolah. Kegiatan yang dihelat di ruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG), pusat perkantoran Pemkab Kutim tersebut, dibuka Wakil Bupati Kutim H Kasmidi Bulang, Senin (12/4/2021).

Dihadapan peserta Wabup meminta sekolah-sekolah untuk selalu menghadiri undangan dari Kabupaten apabila ada kegiatan (pelatihan). Hal ini dimaksudkan, agar sekolah yang ada di Kecamatan bisa mendapat informasi yang sama serta mengetahui standar pelaporan (administrasi) terkait pelaporan keuangan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Dengan APBD kita ini, masih jauh dari yang kita harapkan. Untuk itu mari kita bangun jaringan baik. Baik dengan Provinsi dan Pusat, agar bisa mendapat anggaran guna untuk membangun Kutim, khususnya dalam pembangunan dibidang pendidikan,” kata Wabup.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Roma Malau ditempat yang sama mengatakan 57 Sekolah yang menerima DAK itu sudah diverifikasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Data Pokok Peserta Pendidikan (Dapodik) serta sudah masuk dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Dalam kesemapatan itu, Roma juga mengingatkan Kepala Sekolah dan Operator saling agar bersinergi, dalam penyusunan rencana kegiatan.

“Untuk perencanaan tahun 2022 nanti, ada 66 sekolah yang sudah mengimput perencanaannya (DAK Fisik). Itu kuhsus untuk rehab, karena untuk TIK dan RKB kita menunggu surat Kemendikbud untuk diinput kembali,” ujar Roma.

Sementara Plt Kabid Dikdas Muhammad Saiful Imron menjelaskan, dalam DAK fisik tahun ini ada 103 paket (pekejaan) yang terbagi bagi 57 sekolah tersebut.

Lebih lanjut Imron merincikan ratusan paket itu terdiri dari Ruang Kelas Baru (RKB) dan perabotnya sebanyak 3 sekolah. Toilet dan sanitasinya 26 sekolah, ruang UKS dan perabotnya 13 sekolah, ruang Perpustakaan dan perabotnya ada 10 sekolah, rehab ruang guru 3 sekolah, ruang pusat sumber pendidikan 2 sekolah, ruang laboratorium komputer 2 sekolah, pengadaan alat TIK 23 sekolah dan media pendidikan 21 sekolah.

“Dari 57 sekolah itu, yang tersebar di 18 Kecamatan di Kutim. Ada 3 kecamatan yang tidak mendapatkan DAK tahun ini, Kecamatan Busang, Kaubun dan Long Mesangat,” ungkap Imron.

Narasumber dari kegiatan tersebut menghadirkan Heri Setiawan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Samarinda dan staf Mia serta Hendrik Permadi dari Itwil Kutim. (hms15/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here