Beranda Kutai Timur Bisa Tampung 150 Pasien, SMAN 2 Sangatta Utara Layak Jadi Fasilitas Isolasi...

Bisa Tampung 150 Pasien, SMAN 2 Sangatta Utara Layak Jadi Fasilitas Isolasi Terpusat

125 views
0

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman kroscek lapangan melihat langsung ruang isoter di Gedung SMAN 2 Sangatta. Foto: ist

SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim dr Bahrani Hasanal dan Sekretaris Dinkes Hariyati meninjau ruang isolasi terpusat (isoter) di Gedung Asrama SMAN 2 Sangatta Utara, Jumat (27/8/2021) lalu. Dia memastikan warga yang isoter mendapatkan fasilitas dan layanan yang memadai.

Dinkes Kutim sebagai pihak pengawas ruang isoter menyulap Gedung Asrama SMAN 2 menjadi ruang isoter berdasarkan perencanaan yang matang pasalnya dipilihnya gedung milik lembaga pendidikan daerah karena saat ini pembelajaran tatap muka (PTM) belum berlangsung.

“Sangat layak sekali. Kapasitas gedung bisa menampung 150 pasien dengan fasilitas lengkap mulai air, listrik, kipas angin, dispenser, oksigen dan seprai. Selanjutnya ruang terbuka bagi pasien yang ingin berolahraga atau menghirup udara segar cukup memadai,” jelas Ardiansyah di laman facebook pribadinya.

Ia menegaskan dalam hal ini Pemkab Kutim terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kutim yang sedang mengalami isolasi mandiri (isoman) dengan menggunakan ruang isoter yang sudah disiapkan.

“Besar harapan dengan pelayanan ini dapat sebanding dengan perhatian masyarakat agar mematuhi protokol 5M. Terima kasih kepada Dinkes Kutim dan terus semangat para tenaga kesehatan (nakes) yang telah berjuang dalam tugas kemanusiaan,” paparnya.

Sebelumnya, Kepala Dinkes Kutim dr Bahrani Hasanal menegaskan jika ruang isoter di Gedung Asrama SMAN 2 ini menjadi lokasi khusus menampung warga yang harus menjalani isoman akibat terpapar Covid-19.

“Beberapa faktor yang mendorong Satgas Penanganan Covid-19 Kutim dalam pengadaan isoter adalah tingginya angka penularan yang bersumber dari kontak erat keluarga,” urainya.

Selain itu, Satgas berkeinginan untuk memfasilitasi warga yang menjalani isoman dengan menyediakan tempat dan menjamin kebutuhan makan dan minum warga.

“Yang dikhawatirkan selama ini, kalau warga menjalani isoman di rumah itu tidak terjamin mereka bisa mencegah penularan dengan tidak keluar rumah. Oleh karena itu adanya ruang penyediaan isoter menjadi solusi Satgas memastikan keamanan dan kenyamanan warga selama menjalani isoman,” bebernya.(hms13/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here