Beranda Kutai Timur Forum Sinergi Duta Besar dan Daerah – Zubair Sebut Jadi Instrumen Penguatan...

Forum Sinergi Duta Besar dan Daerah – Zubair Sebut Jadi Instrumen Penguatan Kerjasama Ekonomi

45 views
0

Ikuti : Asisten II Seskab Kutim Zubair, saat ikuti Forum Sinergi Duta Besar dan Daerah secara daring. (Foto Wahyu Yuli Artanto Pro Kutim)

SANGATTA – Instrumen penguatan kerjasama ekonomi di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang berkenaan dengan kemitraan ekonomi antara dua negara yakni Indonesia dan Belanda, diyakinin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kabupaten (Seskab) Zubair, sebagai orientasi besar dalam membangun jejaring relasi ekonomi. Baik untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), di Kaltim pada umumnya maupun Kutai Timur (Kutim) pada khususnya.

“Nampak benar jika orientasinya ditujukan untuk pelaku UMKM di Kaltim. Terlebih daerah ini memiliki banyak potensi, termasuk pula penyumbang devisa terbesar bagi Indonesia dari hasil sumber daya alamnya,” sebut Zubair pada Kamis (22/9/2022), usai mengikuti kegiatan Forum Sinergi Duta Besar dan Daerah secara daring di ruang kerjanya. 

Acara garapan Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia ini dibuka oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi di Borneo Ballroom Hotel Novotel, Balikpapan. Hadir pula dalam kegiatan itu, Wakil Ketua DPD RI Mahyudin maupun Ketua BKSP DPD RI Sylviana Murni. Mengangkat tema, “Memperkuat Rantai Nilai Global Industri di Kaltim dalam Kemitraan Ekonomi Indonesia dan Belanda”. 

Lebih jauh Asisten II Seskab Kutim ini menyebutkan, pemerintah daerah turut mendorong pelaku UMKM agar terus berkembang. Dalam hal meningkatkan hasil produk agar tak kalah bersaing dengan produk dari daerah lain. Termasuk pula menggelar berbagai kegiatan yang mendorong pengenalan produk-produk khas Kutim ke khalayak.

Sebelumnya, Wagub Hadi Mulyadi mengatakan, forum tersebut ialah untuk memfasilitasi kerja sama antara daerah dengan negara-negara luar. Sehingga dapat mengidentifikasi peluang kerja sama dalam konteks rantai nilai global industri di Kaltim secara menyeluruh.

“Kaltim tak salah dipilih jadi lokasi Ibu Kota Negara baru di Indonesia. Selain karena letaknya strategis, juga untuk pemerataan pembangunan. Saya berharap para senator yang hadir, bisa memberikan dukungan (pembangunan IKN, red) ini. Karena bukan untuk Kaltim saja, tetapi untuk bangsa Indonesia kedepan,” jelas Hadi Mulyadi.

Sementara Wakil Ketua DPD RI Mahyudin berharap, agar Forum Sinergi Duta Besar dan Daerah dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memajukan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM. Sehingga turut memberikan nilai tambah ekonomi. Dengan tak hanya menjual produk berupa raw material (bahan baku dasar, red) namun produk-produk turunannya.

Perlu pembaca ketahui, dalam kesempatan tersebut hadir pula Plt Bupati Penajam Paser Utara Hamdam, Kepala DPM-PTSP Kaltim Puguh Harjanto, serta perwakilan dari beberapa organisasi di Kaltim. Seperti perwakilan pihak Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Ikatan Wanita Pengusaha, serta Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia. (kopi6/kopi5/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here