Beranda Kutai Timur Dinkes Kutim Inisiasi Minum Tablet Tambah Darah, Cegah Anemia dan Stunting

Dinkes Kutim Inisiasi Minum Tablet Tambah Darah, Cegah Anemia dan Stunting

119 views
0

Momen Wabup Kasmidi Bulang dan Kadinkes Kutim mendampingi siswi minum tablet tambah darah. Foto: Wahyu Efendi Pro Kutim

SANGATTA – Sebagai upaya mencegah anemia, stunting dan peningkatan cakupan tablet tambah darah pada remaja putri di Kutai Timur (Kutim), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim melakukan pencanangan minum tablet tambah darah bagi remaja putri dan aksi bergizi. Kegiatan dipusatkan di Ruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi dan juga diikuti melalui zoom oleh sekolah-sekolah di Kutim, Rabu (26/10/2022) pagi.

Ditemui usai kegiatan, Wabup Kasmidi Bulang mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para remaja putri. Bertujuan untuk menambah kekebalan imun tubuh. Sehingga ketika nanti saat mereka dewasa dan menikah kemudian melahirkan anak yang sehat.

“Remaja putri ini dikemudian hari bakal melahirkan generasi-generasi penerus yang akan datang. Tentu mereka harus sehat,” ujarnya.

Kasmidi menambahkan program ini juga digelar secara nasional. Termasuk Kutim pun mengikutinya serentak dengan daerah-daerah lain. Dengan harapan remaja-remaja penerus bangsa ini memiliki tubuh yang semakin sehat, baik dan pintar.

“Semoga remaja putri kita lebih sehat dengan diberikannya tablet penambah darah dan terhindar dari stunting,” harap Kasmidi di hadapan Ketua TP-PKK Siti Robiah, perwakilan Forkopimda, perwakilan pengurus persatuan darma wanita, para siswa-siswi dari SMPN 1 Sangatta Utara dan SMAN 1 Sangatta Utara.

Sebelumnya, Kepala Dinkes Kutim dr Bahrani Hasanal melaporkan, kegiatan ini digelar karena adanya kasus anemia pada remaja putri di Indonesia. Dengan skala dari 4 remaja putri 1 anak terkena anemia.

“Salah satu dampak anemia atau kurang darah adalah berkurangnya fokus pada anak saat belajar. Bahkan kurang segar, kurang cantik dan jadi kurang cerdas,” ucapnya.

Bahrani menguraikan akibat terkena anemia itu salah satu faktornya kurang zat besi. Maka dari itu ia mengajak para remaja agar meminum tablet tambah darah. Supaya terhindar dari anemia dan penyakit lainnya.

“Kegiatan ini terfokus pada remaja putri. Karena lebih banyak yang terkena anemia adalah remaja putri akibat datang bulan,” urainya.

Terakhir, ia berharap, semua pihak bisa terlibat untuk menjaga anak-anak agar terbebas dari anemia dan juga stunting. Selanjutnya kegiatan tersebut dirangkai juga dengan senam bersama, penyuluhan secara singkat oleh dr Murni tentang anemia atau kurang darah dan manfaat tablet tambah darah. Kemudian ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama untuk kegiatan minum tablet tambah darah bagi remaja putri di sekolah-sekolah yang akan dilaksanakan 1 minggu sekali. (kopi7/kopi13/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here