Beranda Kutai Timur Lapak Hewan Kurban Menjamur di Sangatta, Harga Sapi Mulai Rp 15,5 Juta

Lapak Hewan Kurban Menjamur di Sangatta, Harga Sapi Mulai Rp 15,5 Juta

14 views
0

Penjualan hewan kurban menjelang Iduladha kian ramai di Jalan AW Sjahranie.Foto: Dewi/Pro Kutim

SANGATTA – Pemandangan setiap tahun menjelang Iduladha pada Rabu (27/5/2026) mendatang, kian mudah menemukan pedagang hewan kurban di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) khususnya di Ibu Kota Sangatta. Pedagang mulai mendatangkan sapi dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Contohnya saja, pedagang hewan kurban Bernama Yunus yang membuka lapak penjualan di kawasan Jalan AW Sjahranie, Sangatta Utara, Selasa (12/5/2026).

Yunus mengatakan, saat ini dirinya telah menyediakan sebanyak 26 ekor sapi kurban yang didatangkan langsung dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hewan-hewan tersebut dipilih karena dinilai memiliki kualitas yang baik dan sesuai untuk kebutuhan kurban masyarakat.

“Jumlahnya sekarang ada 26 ekor sapi. Sebagian masih di kandang dan belum semuanya dibawa ke lokasi penjualan,” ujarnya saat ditemui Pro Kutim di lapak penjualan.

Menurutnya, sapi-sapi yang dijual memiliki ukuran dan bobot yang bervariasi sehingga harga yang ditawarkan juga berbeda-beda. Untuk sapi dengan ukuran standar, harga dibanderol mulai Rp 15,5 juta, sedangkan sapi dengan bobot terbesar mencapai Rp 39 juta per ekor jenis Limosin.

“Harganya menyesuaikan bobot sapi. Mulai dari sekitar Rp 15,5 juta sampai yang paling tinggi sekitar Rp 39 juta jenis Limosin,” jelasnya.

Meski penjualan hewan kurban mulai dibuka, Yunus mengaku hingga saat ini belum ada pembeli yang melakukan pemesanan ataupun transaksi pembelian. Ia menyebut penjualan baru dimulai sehingga masyarakat kemungkinan masih melakukan survei harga dan memilih hewan kurban yang sesuai.

“Sampai hari ini belum ada yang booking, belum ada yang beli juga. Baru mulai tahun ini,” katanya.

Ia tetap optimistis penjualan akan meningkat mendekati Hari Raya Iduladha, sebagaimana tren yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, masyarakat mulai melakukan pembelian satu hingga dua pekan sebelum pelaksanaan kurban.

Para pedagang hewan kurban di Sangatta juga berharap kondisi ekonomi masyarakat tahun ini dapat mendukung peningkatan penjualan. Selain itu, pengawasan kesehatan hewan dari pemerintah daerah turut memberikan rasa aman bagi calon pembeli dalam memilih sapi kurban yang sehat dan layak.(kopi15/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini