Beranda Kutai Timur Berstatus Mantan Atlet, Jibril Siap Bawa Olahraga Disabilitas Kutim Dinamis

Berstatus Mantan Atlet, Jibril Siap Bawa Olahraga Disabilitas Kutim Dinamis

34 views
0

Ketua NPCI Kutim Muhammad Jibril. Foto: Irfan/Pro Kutim

SANGATTA – Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Periode 2026-2031 yang baru saja dilantik, Muhammad Jibril menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas dukungan penuh yang diberikan oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman terhadap para atlet penyandang disabilitas. Kehadiran wadah NPCI di Kutim diharapkan menjadi momentum penting agar seluruh atlet daerah dapat terus terbina, berkembang, dan mencetak prestasi luar biasa, baik di tingkat provinsi maupun internasional.

Sebagai langkah konkret pasca-pelantikan, Muhammad Jibril memaparkan sejumlah program kerja jangka pendek organisasi, terutama dalam mempersiapkan para atlet menghadapi ajang Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Kalimantan Timur yang akan digelar di Tana Grogot Kabupaten Paser pada November 2026 mendatang.

“Dalam waktu terdekat ini, kami akan fokus membina beberapa atlet untuk persiapan Peparprov di Grogot pada bulan November nanti,” ujar mantan atlet disibilitas Kutim itu saat diwawancarai.

Saat ini, NPCI Kutim telah mencatat sebanyak 35 atlet yang siap menjalani proses pembinaan intensif. Para atlet tersebut terbagi ke dalam 8 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan, di antaranya adalah Boccia, Panahan, Atletik hingga Menembak.

Keputusan mengenai jumlah cabor tersebut merujuk pada hasil rapat koordinasi yang telah dilaksanakan bersama pengurus NPCI di tingkat provinsi.

Mengenai dukungan dan kolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Jibril mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan audiensi. Pihak Dispora pun telah menyatakan komitmennya untuk memberikan lampu hijau serta dukungan penuh terhadap program-program persiapan kejuaraan ini.

Terkait alokasi anggaran, Jibril mengakui adanya sedikit tantangan karena kepengurusan baru ini berjalan di tengah tahun anggaran berjalan, sehingga belum bisa mencairkan dana murni dari APBD Kutim. Kendati demikian, NPCI Kutim tetap optimis dan mengandalkan strategi pengajuan anggaran melalui APBD Perubahan, sembari terus berupaya mengajukan proposal kerja sama ke pihak swasta guna memastikan proses pembinaan atlet tidak terhambat.

Semangat pengurus baru ini juga tidak lepas dari arahan yang diberikan oleh Ketua NPCI Kalimantan Timur, Suharyanto. Dalam pesannya, Suharyanto meminta seluruh jajaran pengurus di tingkat kabupaten untuk selalu menjaga optimisme, melatih para atlet dengan penuh semangat, dan konsisten dalam melakukan pembinaan.

Rekam jejak prestasi atlet disabilitas Kutim sendiri terbilang cukup membanggakan. Pada ajang Peparprov tahun 2023 di Balikpapan, kontingen Kutim berhasil membawa pulang medali emas dari cabor Boccia. Bahkan, Muhammad Jibril yang kala itu turun langsung sebagai atlet juga sukses menyumbangkan medali perak di nomor lempar lembing, serta dua medali perunggu masing-masing di nomor lempar cakram dan tolak peluru.

Kini, dengan status ganda sebagai mantan atlet sekaligus Ketua NPCI Kutim, Muhammad Jibril berkomitmen penuh membawa organisasi ini bergerak lebih dinamis demi mewujudkan prestasi olahraga disabilitas Kutim yang semakin gemilang.(kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini