Ketua TP-PKK Kutim Siti Robiah memberikan sambutan dalam peresmian Gedung Posyandu Tunas Mekar RT 04 Teluk Lingga. Foto: Fathul/Bagus Pro Kutim
SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus berkomitmen meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat dasar. Salah satunya ditandai dengan peresmian Gedung Posyandu Tunas Mekar di RT 04, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, pada Senin (18/5/2026).
Acara peresmian ini dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kutim Siti Robiah Ardiansyah, Camat Sangatta Utara Hasdiah, Ketua RT 04 Mulyanto, serta para kader posyandu dan warga setempat.
Dalam laporannya, Ketua RT 04 Kelurahan Teluk Lingga, Mulyanto, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas terealisasinya pembangunan gedung ini. Ia menceritakan perjuangan panjang para kader posyandu yang selama 22 tahun terakhir harus berpindah-pindah tempat demi melayani warga.
“Posyandu Tunas Mekar ini sudah berdiri sejak tahun 2004. Selama itu pula tempatnya selalu berpindah-pindah alias nomaden dari satu rumah warga ke rumah warga lainnya,” ujar Mulyanto.

Mulyanto menegaskan bahwa posyandu merupakan unit terkecil yang sangat vital dalam membantu roda kerja pemerintah. Oleh karena itu, bantuan gedung posyandu dari Pemkab Kutim pada tahun anggaran 2026 ini dipastikan akan sangat memudahkan para kader dalam melaksanakan tugas mulianya secara optimal dan terpusat.
Sementara itu, Camat Sangatta Utara, Hasdiah, memaparkan gambaran umum mengenai fasilitas posyandu di wilayahnya. Ia mengakui bahwa ketersediaan gedung posyandu yang representatif masih menjadi tantangan besar.
Dari total 14 posyandu yang tersebar di Sangatta Utara, baru 4 posyandu yang kini resmi memiliki gedung sendiri. Sisanya, sebanyak 10 posyandu, masih menumpang di rumah-rumah warga. Menanggapi hal tersebut, Hasdiah mengimbau para Ketua RT untuk bergerak aktif.

“Kami meminta para Ketua RT untuk segera menyiapkan lahan. Jika lahan sudah siap, pemerintah akan mengupayakan pembangunan gedung posyandu yang baru,” kata Hasdiah.
Selain pembenahan infrastruktur, Camat juga membawa kabar baik terkait kesejahteraan para kader. Pihaknya mengaku telah mengumpulkan para kader posyandu untuk membahas anggaran insentif sebesar Rp500 ribu.
“Saat ini polanya tinggal menunggu regulasi (payung hukum) resmi agar bisa segera dicairkan,” tambahnya.
Sementara itu Ketua TP-PKK Kutim, Siti Robiah Ardiansyah, dalam sambutannya turut mengapresiasi langkah Pemkab Kutim dan kontribusi dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta. Mengingat jumlah posyandu di Kutim sangat banyak, sinergi antara pemerintah dan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dinilai sangat membantu percepatan pembangunan.

Siti Robiah juga mengingatkan kembali esensi dan fungsi utama dari posyandu di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa posyandu modern kini mengintegrasikan 6 Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan bukan lagi sekadar tempat pemeriksaan bayi dan ibu hamil.
“Posyandu adalah tempat untuk melakukan pengecekan dini dan pencegahan kesehatan, bukan tempat pengobatan. Masyarakat adalah pondasi terkuat dalam membentuk kemajuan Kutim dan kesehatan masyarakat dimulai dari posyandu,” tegas Siti Robiah.

Dengan diresmikannya Gedung Posyandu Tunas Mekar RT 04 Teluk Lingga ini, diharapkan kesadaran warga untuk memeriksakan kesehatan secara berkala semakin meningkat, sekaligus menjadi pemantik bagi pemenuhan fasilitas posyandu lainnya di wilayah Kutim.(kopi15/kopi13/kopi3)































