Beranda Kutai Timur Masuk Tahun Kelima, POPM Filariasis – Dinkes Harap Masyarakat Kutim Konsumsi Obat

Masuk Tahun Kelima, POPM Filariasis – Dinkes Harap Masyarakat Kutim Konsumsi Obat

78 views
0

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Muhammad Yusuf berharap, seluruh masyarakat Kutim bisa sukseskan minum obat pencegahan filariasis secera serentak. (Foto: IST)

SANGATTA – Tahun ini adalah tahun kelima  pelaksanaan Pemberian Obat Pencegahan Masal (POPM) filariasis di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Kepala Dinas Kesehatan Kutim melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Muhammad Yusuf berharap, seluruh masyarakat dapat minum obat tersebut.

“Minimal 85 persen dari jumlah penduduk, dengan kententuan diatas dua (2) tahun sampai 70 tahun,” ungkap Yusuf saat ditemui awak media belum lama ini.

Yusuf menuturkan, setelah selesai 2019 ini, maka tahun 2020 akan ada pre test (asestmen) disurvei kembali. Apakah, di Kutim sudah tidak ada lagi micro filarial rednya. Apabila hasilnya dibawah 1 persen, makan obat secara masal tidak akan diulang lagi. Namun, jika diatas 1 persen (1 per 1000 penduduk) maka akan diulang lagi.

Agar pemberian obat pencegahan masal filariasis sesuai dengan yang diharapkan, Dinkes Kutim kata Yusuf, telah melakukan pertemuan dengan 21 Kepala UPT Puskesmas, Camat dan Kades. Dirinya berharap, kerjasama semua lintas sektor dan tanggung jawab, mulai dari camat, desa bahkan sampai RT dalam pencegahan penyakit kaki gajah di Kutim.

“Pelaksanaan bulan eleminasi kaki gajah, mulai tanggal 1 – 30 Okt 2019 serempak seluruh Indonesia pelaksanaannya. Kita berharap, ketua RT dapat membentuk pos POPM pencegahan filariasis. Ketua RT pantau semua warganya makan obat.

Lebih jauh Yusuf menerangkan, ada dua capaian cakupan berdasarkan data penduduk, yakni minimal 65 persen. Berdasarkan jumlah sasaran minimal 85 persen, (data tahun 2018) jumlah sasaran kita baru 80 persen. Tetapi ada beberapa Kecamatan yang menjadi perhatian, karena capaiannya baru 48 persen salah satunya Kecamatan Batu Ampar.

 “Nah ini yang menjadi menjadi perhatian kita. Kita harapkan dengan telah adanya pertemuan kemarin, semua melihat capaian masing-masing Kecamatan. Sehingga tahun ini, pencapaian diharapkan bisa capai 85 persen,” kata Yusuf. (hms15)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here