Beranda Humas Kutim Perusahaan Sawit Wajib Punya Water Manajemen – Antisipasi Karhutla Gambut

Perusahaan Sawit Wajib Punya Water Manajemen – Antisipasi Karhutla Gambut

111 views
0

Wakil Bupati, Kasmidi Bulang memimpin rapat Karhutla di Ruang Ulin didampingi Komandan Kodim 0909/SGT dan Kapolres Kutim AKPB Teddy Ristiawan.(Foto: Vian Humas)

SANGATTA – Meskipun sudah memasuki musim penghujan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) akan memanggil seluruh perusahaan perkebunan dalam waktu dekat. Guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) karena masih ditemukannya beberapa hotspot api di beberapa lokasi perkebunan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati, Kasmidi Bulang yang didampingi Komandan Kodim 0909/Sangatta Letkol Czi Pabate dan Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan saat memimpin rapat penanganan Karhutla yang terjadi beberapa waktu lalu di lokasi PT Sumber Alam Selaras (SAS) di Desa Senyiur Kecamatan Muara Ancalong di Ruang Ulin kantor Bupati, Selasa (6/11/2019).

“Saya meminta kepada dinas terkait untuk mengundang seluruh perusahaan sawit hadir dalam rapat koordinasi forum agribisnis dalam waktu dekat ini. Ini sangat penting, jangan sampai karhutla ini terus berulang di setiap tahun. Kan sudah bisa membaca situasi, kapan musim kemarau dan bagaimana mengantisipasinya,” jelas Kasmidi.

Terkait dengan kebakaran lahan sawit yang dialami PT SAS beberapa waktu lalu, Kasmidi Bulang menginstruksikan seluruh perusahaan sawit harus membuat water manajemen agar penataan lahan gambut di kawasan perkebunan sawit yang berpotensi kebakaran bisa diantisipasi lebih awal. Termasuk bagaimana memelihara keseimbangan ekosistem di sekitar lokasi perkebunan.

“Kalau dari awal sudah dibuatkan water manajemennya, kemungkinan kebakaran lahan sawit di PT SAS kan bisa dihindari atau tidak meluas, sehingga kerugian tidak terlalu besar. Dengan adanya water manajeman yang baik bisa bermanfaat menjaga keseimbangan ekosistem,” ujar Kasmidi.

Sebelumnya, Area Manajer PT SAS, Hendry mengatakan pembangunan water manajemen di lokasi PT SAS sementara dalam proses dan diharapkan selesai tahun ini.

“Kami sementara “on progress” dan bisa rampung di akhir tahun ini. Hal ini juga menunjang daya dukung sumber air di sekitar lokasi perkebunan,” jelas Hendry.(hms4)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here