Beranda Kutai Timur Ismu Sebut Eksistensi PPMI Kutim Berdampak Positif – Berikan Pendampingan Gratis Untuk...

Ismu Sebut Eksistensi PPMI Kutim Berdampak Positif – Berikan Pendampingan Gratis Untuk Buruh

134 views
0

Saat Bupati memberikan sepiring nasi kepada DPW PPMI Kaltim Abdul Jasmin. (Wahyu Pro Kutim)

SANGATTA– Keberadaan Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PMII) di Kutim menjadi satu contoh organisasi yang bisa memberikan perlindungan dan pendampingan kepada para pekerja. Eksistensinya semakin positif karena semua yang dilakukan dan diberikan secara cuma-cuma alias gratis.

“Saya pun yakin kedepan banyak yang ingin bernaung dibawah PPMI,” kata Bupati Kutim Ismunandar dalam sambutannya saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) 1 (PPMI Kutim) dan milad ke 22 PPMI di Gedung Mesfa Mulia, Teluk Lingga, Sabtu (29/2/2020).

Agar organisasi semakin eksis, Ismu menyarankan agar pemgurus harus menghidupkan PPMI. Bukan sebaliknya malah mencari penghidupan di PPMI. Keberadaan PPMI juga sangat membantu pemerintah. Salah satunya apabila ada persoalan-persoalan dapat terkait buruh atau ketenaga kerjaan dapat lebih dulu diselesaikan ditingkat organisasi saja.

“Untuk itu atas nama Pemkab Kutim, saya ucapkan selamat milad ke 22 dan terselenggaranya Muscab. Terimakasih telah memberikan kontribusi pembangunan dan upaya-upaya perbaikan hak-hak buruh yang ada di Kutim,” ujar Ismu, sapaan akrab Ismunandar. 

Sementara itu, DPW PPMI Kaltim Abdul Jasmin mengapresiasi kinerja PPMI Kutim yang saat ini sangat berkembang dari sebelumnya. Ia menerangkan capaian-capaian kinerja pengurus PPMI dalam menanungi anggota dari berbagai masalah selalu mendapat solusi.

“PPMI Kutim patut diacungi jempol. Harus dicontoh, karena mampu memperjuangkan aspirasi buruh di Kutim,” ucapnya.

Setelah muscab ini, ia pun secara langsung berharap agar Bupati Ismunandar menjadi pembina dalam kepengurusan PPMI Kutim. Harapan lain, kedepan PPMI Kutim bisa menjadi motor pengerak bagi organisasi dan berperan aktif mendukung pembangunan. Meningkatkan kemakmuran serta kesejahteraan rakyat, khususnya di Kutim. 

Sebelumnya Ketua DPC PPMI Kutim, Nanang Guprani menerangkan, PPMI Kutim dibentuk sejak 2003. Berkembang cukup baik dan telah memberikan manfaat bagi anggota PPMI Kutim ataupun masyarakat sekitar. 

“Terbukti banyaknya anggota yang ikut bergabung dalam organisasi ini. Sekitar 2.700 anggota dari 20 perusahaan lebih yang ada di Kutim. Sebagai bukti adanya PPMI di Kutim memberikan manfaat baik untuk pekerja ataupun masyarakat sekitar,” jelas Nanang. 

Ia menambahkan perjuangan PPMI selama ini selalu berjalan dengan baik. Mulai dari kabupaten, provinsi sampai ketingkat pusat. Seperti adanya masalah pekerja meminta perlindungan dan pendampingan, PPMI Kutim tidak pernah meminta biaya atau gratis. PPMI pun akan mengembangkan sayapnya di Samarinda, Kukar dan Berau. Sebagai bentuk upaya mengayomi seluruh pekerja muslim.

Acara itu, dihadiri perintis PPMI Kutim, perwakilan Kadisnaker Kutim, perwakilan Kapolsek Sangatta dan seluruh perwakilan perusahaan di Kota Sangatta. (hms7/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here