Beranda Pemerintahan Gubernur Kaltim Tegaskan Semua Pihak Patuh Protokol Kesehatan – Desember Masa Kritis,...

Gubernur Kaltim Tegaskan Semua Pihak Patuh Protokol Kesehatan – Desember Masa Kritis, Pilkada Serentak Jangan Tambah Kasus COVID-19

203 views
0

Pjs Bupati Kutim Moh Jauhar Efendi mengikuti jalannya Rapat Forkopimda jelang Pilkada Serentak 2020, libur Natal dan Tahun Baru 2021. Foto: Irfan Pro Kutim

SANGATTA- Pjs Bupati Kutim Moh Jauhar Efendi didampingi Ketua KPU Kutim Ulfa dan beberapa perwakilan FKPD mengikuti jalannya Rapat Forkopimda yang dipimpin langsung Gubernur Kaltim Isran Noor secara dalam jaringan (daring) virtual, Rabu (2/12/2020). Rapat dimaksud digelar menghadapi pelaksanaan Pilkada Serentak di 9 Kabupaten/Kota di Kaltim, libur Natal dan Tahun Baru 2021 di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim Samarinda. 

Dalam rapat langsung dan daring itu tampak hadir Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak, Ketua KPU Kaltim Rudiansyah dan Ketua Bawaslu Kaltim Muhammad Saipul.

Isran Noor dalam arahannya meminta seluruh pihak menegakkan protokol kesehatan. Kemudian Pemprov Kaltim meminta dukungan agar selesai Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember mendatang tidak ada kenaikan angka kasus COVID-19 ataupun kemunculan klaster baru.

“Pandemi COVID-19 itu tekanan, dengan kondisi ini kita harus disiplin protokol kesehatan. Jangan lagi sudah ada beban COVID-19, kita ada beban dari tekanan lain karena kita mengabaikan protokol kesehatan dengan mengumpulkan orang banyak yang sifatnya tidak terkontrol,” tegasnya.

Ia pun meminta dukungan seluruh pihak, baik dari institusi Polri dan TNI untuk mengeluarkan surat edaran terkait pelarangan kerumunan orang di TPS di Pilkada Serentak, di 9 Kabupaten/Kota. Mulai dari Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Timur (Kutim), Bontang, Balikpapan, Berau, Samarinda, Paser, Kutai Barat dan Mahakam Ulu (Mahulu). Termasuk larangan berkumpulnya massa saat libur Natal dan Tahun Baru 2021.

“Kita akan segera buat surat edaran ini. Kita jangan mencontoh seperti aksi massa di Jakarta termasuk kegiatan keagaaman. Intinya dari Pemprov, bukannya melarang kegiatan ini, namun Negara Indonesia dalam keadaan darurat. Harusnya kita patuh dengan protokol kesehatan. Karena kita berperang dengan musuh yang tidak kelihatan, tidak boleh ada tawar menawar,” tegasnya lagi.

Isran juga menjelaskan terkait regulasi PKPU KPU RI, jalannya pilkada tidak perlu dirisaukan. Pasalnya hal tersebut sudah diatur dalam Undang-Undang (UU). Semua sudah berjalan sesuai aturan, maka ia berharap semua pihak bisa mempercayakan pesta demokrasi kepada penyelenggara yakni KPU RI.

“Sehingga berjalan efektif untuk menghasilkan pemimpin yang amanah,” pesan Isran.

Sementara itu, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto melaporkan lewat presentasinya, jika Desember merupakan masa kritis. Karena di seluruh daerah akan menghadapi Pilkada Serentak 2020. Tidak hanya itu, libur Natal dan Tahun Baru 2021 tidak terasa lagi segera menjelang. Ia bersama jajarannya sudah memerintahkan semua personel keamanan untuk melarang adanya kerumunan. Baik itu di tempat acara ataupun kegiatan yang sifatnya mendatangkan orang berkumpul.

“Saya sudah perintahkan para personel jangan sampai terjadi ada kerumunan. Intinya kita  tidak memberikan keputusan ganda, kita patuh terhadap keputusan Pemerintah Pusat.  Selanjutnya kami siap memback-up agar pilkada berjalan aman dan kondusif. Personel sudah siap kami tugaskan di daerah masing-masing, kita siap bertugas di lapangan pada 9 Desember untuk mengamankan di 7.983 TPS di seluruh Kaltim,” urainya.

Senada, Pjs Bupati Kutim Moh Jauhar Efendi siap mengikuti aturan Gubernur Kaltim. Di Kutim sendiri, ia sudah berkoordinasi dengan jajaran Polres dan Kodim 0908/Sgt, KPU Kutim dan Bawaslu untuk menyukseskan Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi COVID-19.

“Kami siap mengikuti aturan yang akan dibuat sesuat perintah Gubernur Kaltim. Hasil rapat ini tentunya akan saya teruskan ke jajaran FKPD Kutim. Mengingat Pilkada Serentak 2020 tinggal 7 hari lagi,” ujarnya. (hms13/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here