Beranda Kutai Timur Hari Pariwisata Dunia, Momentum Indonesia Gali dan Kembangkan Wisata

Hari Pariwisata Dunia, Momentum Indonesia Gali dan Kembangkan Wisata

51 views
0

Bupati Ardiansyah Sulaiman hadir di Acara Jakarta Marketing Week JMW 2022 yang berlangsung di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (19/5/2022).

JAKARTA- Menfekraf Sandiaga Uno menyebutkan, perayaan Hari Pariwisata Dunia momentum bagi Indonesia untuk terus menggali dan mengembangkan potensi pariwisata yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

“Menerapkan sistem pembangunan pariwisata berkelanjutan. Saat ini Kemenfekraf memfokuskan pada usaha mendorong pariwisata berkelanjutan atau sustainable touristm. Sebagai bentuk kolaborasi dan inovasi, dengan jejak.in memunculkan aplikasi karbon atau carbon footprint dan offseting, guna mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,” ucap Sandiaga dalam sambutannya untuk acara Jakarta Marketing Week JMW 2022 yang berlangsung di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (19/5/2022).

Melalui rekaman video, ia mengapresiasi acara yang diselenggarakan MarkPlus, sebab acara ini diharapkan dapat menghasilkan ide-ide inovatif. Sehingga Indonasia dapat menyambut hari pariwisata dunia dan nasional. Untuk meningkatkan pemahaman penting pembangunan pariwisata berkelanjutan. 

“Yang mengedepankan sasaran menyejahterakan masyarakat, melalui pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja dan kelestarian lingkungan. Tentu saya beri pantun penutup. Melancong ke bali, mampir ke Nusa Penida menikmati pulau kelingking. Mari kita sambut World Tourism Day 2022 dengan penuh semangat, memajukan pariwisata Indonesia,” tutupnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman. Didampingi Kadispar Kutim Nurullah, Kepala Balai TNK Persada Agussetia Sitepu serta Kabag Pro Kompi Setkab Kutim Basuki Isnawan.

Sementara itu, Deputi Bidang Produk Pariwisata dan Penyelenggara Kegiatan Baperekaf Rizki Handayani Mustafa mengatakan terkait wisata Geopark memang lintas Kementerian. Yang utama sebenarnya adalah komitmen dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

“Pemerintah daerah yang lead. Karena nantinya banyak kegiatan yang kaitannya dengan aspek geologis, aspek kultur dan biologinya. Itu tidak hanya semacam atraksi semata, ternyata keterlibatan masyarakat akan sustainability yang menjadi penting,” ungkapnya.

Jika memang tidak dukung oleh pemerintah daerah, itu menjadi sia-sia. Kadang-kadang pergantian Kepala Daerah, lantas menganggap geopark tidak penting. Sebenarnya geopark merupakan top brand dari destinasi yang masuk dalam tataran internasional.

“Tapi yang penting setelah brand adalah aktivasi. Supaya memang geopark dikunjungi olah wisatawan. Jadi tidak bisa hanya sekedar geopark, maka kita bikin teman-teman geopark nasional untuk diajak ke tempat geopark yang sudah maju,” harapnya.

Sehingga akan mengetahui bahwa destinasi wisata hanya sebagai dampak ikutan. mindset-nya adalah sustainability ekonomi dan sosial. Program inspiring yang kemudian mengerti apa manfaat keberadaan geopark. (kopi5/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here