Beranda Infrastruktur Momen Penting Masa Depan KEK di Maloy – Bupati Kutim Saksikan PT...

Momen Penting Masa Depan KEK di Maloy – Bupati Kutim Saksikan PT MBTK dan PSI Teken PKS

287 views
0

Perjanjian : Direktur PT MBTK Muhammad Ade Himawan dan Direktur PT PSI Astrida Niovita Bachtiar (tengah) menunjukkan perjanjian kerja sama diantara keduanya, didampingi Bupati Kutim dan jajaran. (Foto Ronall J Warsa Pro Kutim)

SANGATTA – Membangun ekonomi Indonesia pada masa depan, tidak hanya sekedar berbincang gegap gempita perihal Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang terletak di wilayah selatan Provinsi Kalimantan Timur (Katim). Namun juga memastikan bagaimana kemajuan daerah-daerah penyangga utama ekonomi Indonesia ke depan. Melalui pemanfaatan sebesar-besarnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang memiliki keunggulan secara ekonomi hingga geostrategis.

Berada di Kutai Timur (Kutim), tepatnya di Kecamatan Kaliorang. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) mendapatkan perhatian besar dari para investor. Sehingga mampu mengoptimalkan peranannya sebagai daerah penyangga kegiatan ekspor impor dengan nilai ekonomi tinggi.

Prpgres terbaru dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang investasi usaha KEK di Maloy antara Direktur PT MBTK Muhammad Ade Himawan dengan Direktur PT Palma Serasih Internasional (PSI) Astrida Niovita Bachtiar, pada Rabu (20/7/2022) sore. Momen dimaksud berlangsung di Ruang Kerja Bupati Kutim di Kantor Sekretariat Kabupaten.

Penandatangan PKS tersebut bahkan disaksikan langsung oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman dan diketahui oleh Kepala Administrator KEK MBTK Teguh B Santoso yang juga merupakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPM-PTSP) Kutim. Tidak hanya itu, Plt Kepala Bagian Hukum Setkab Kutim Januar Bayu Irawan, staf kedua perusahaan, staf Setkab, hingga belasan wartawan cetak dan elektronik di Kutim juga hadir meliput serta mengabadikan.

Bincang : Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman (kanan) berbincang dengan kedua pihak perusahaan yang melakukan kerjasama, didampingi Kepala DMP-PTSP Kutim Teguh B Santoso. (Foto Ronall J Warsa Pro Kutim)

“Ini salah-satu momen penting bagi Kutim pada khususnya dan Kaltim pada umumnya. Karena kita sepakat untuk membangun KEK (MBTK). Mengingat Kutim adalah wilayah yang memungkinkan untuk membentuk kawasan tersebut. Masa itu saya salah-satu saksi, atas persetujuan antara Pemkab dan DPRD Kutim. Saya saat itu adalah Wakil Ketua DPRD Kutim,” terang Ardiansyah Sulaiman.

Saat Awang Faroek Ishak menjabat Bupati Kutim, lalu menjadi Gubernur Kaltim periode 2008-2013 hingga 2013-2018, Ardiansyah Sulaiman mengingat betul bagaimana tokoh politisi dan birokrat senior Kaltim itu, tidak akan berhenti berpidato jika tidak berbincang perihal KEK Maloy (kini KEK MBTK).

“Sekarang harusnya perbicangan itu belum berhenti, karena belum beroperasi. Tetapi InsyaAllah, saat ini orang-orang mencari dimana itu KEK Maloy. Alhamdulillah setelah informasi dari DMP-PTSP dan kawan-kawan, dimulailah perjanjian kerja sama terkait pelaksanaan atau operasi dari KEK Maloy,” ungkap Bupati.

Antusias : Wartawan Cetak dan Elektronik antusias memberikan pertanyaan kepada Bupati Ardiansyah Sulaiman maupun kedua belah pihak perusahaan, terkait perjanjian kerja sama di KEK MBTK. (Foto Ronall J Warsa Pro Kutim)

Ardiansyah Sulaiman bahkan mengaku tidak bisa membayangkan pada masa dua puluh hingga lima puluh tahun ke depan. KEK MBTK akan sangat-sangat ramai dan begitu padat aktivitas ekonomi. Ekspor dan impor dengan itensitas tinggi serta padat modal.

“Saat ini kita hanya mengetahui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I yang ramai di Batam. Kita mencoba menghidupkan kawasan laut kita, untuk menjadi alternatif lain. Mudah-mudahan akan berkembang dengan luar biasa kedepannya. Ucapan terima kasih saya haturkan kepada Direktur PT MBTK dan Direktur PT PSI, atas kerja samanya,” ungkap Bupati Kutim penuh kebahagiaan dan harapan besar pada majunya KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan. (kopi5/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here