Beranda Kutai Timur Jelang Lebaran, Pemkab Kutim Pastikan Pasokan Energi dan Pangan Aman

Jelang Lebaran, Pemkab Kutim Pastikan Pasokan Energi dan Pangan Aman

64 views
0

Teks foto: Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi melakukan Sidak harga dan sembako jelang perayaan Idul Fitri 1447 H.

SANGATTA – Menjelang datangnya hari raya Idulfitri 1447 Hijriah, denyut aktivitas pengawasan pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat kian terasa. Pagi, Jumat (13/3/2026) ini, rombongan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bergerak menyusuri sejumlah titik strategis di Kota Sangatta. Agenda utamanya sederhana namun krusial. Yakni memastikan pasokan energi rumah tangga, bahan bakar, serta bahan pokok tetap tersedia dan harga tetap terkendali.

Inspeksi mendadak (sidak) tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi. Ia didampingi Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya. Langkah ini dilakukan sepekan menjelang Ramadan 1447 H, ketika kebutuhan masyarakat biasanya meningkat seiring persiapan menyambut Idulfitri.

Peninjauan dimulai dari salah satu agen LPG yang berada di Jalan Abdul Wahab Syahranie atau Poros Pendidikan, Sangatta. Di lokasi ini, rombongan menelusuri alur distribusi gas elpiji, terutama tabung bersubsidi ukuran 3 kilogram yang akrab disebut masyarakat sebagai “gas melon”.

Mahyunadi menegaskan, pemerintah daerah ingin memastikan jalur distribusi gas subsidi berjalan tanpa hambatan. Sehingga masyarakat tidak menghadapi kelangkaan pada masa kebutuhan meningkat.

“Pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda turun langsung untuk memastikan stok LPG 3 kilogram aman dan distribusinya tepat sasaran kepada masyarakat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, perwakilan agen LPG, Bustani, menyampaikan bahwa ketersediaan tabung gas hingga kini masih mencukupi. Pasokan dari agen utama, kata dia, tetap berjalan rutin sebagaimana biasanya.

“Untuk stok LPG, khususnya tabung 3 kilogram, sejauh ini aman. Pengiriman dari agen utama rutin dan kami optimistis kebutuhan masyarakat hingga Lebaran dapat terpenuhi,” ungkap Bustani.

Dari agen LPG, rombongan bergerak menuju sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Sangatta. Peninjauan dilakukan guna memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) tetap lancar dan tidak mengalami gangguan menjelang lonjakan mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran.

Di salah satu SPBU di Jalan Yos Sudarso 2, tim berdialog langsung dengan pengawas SPBU, Basri. Ia menjelaskan bahwa suplai BBM hingga saat ini masih dalam kondisi stabil.

“Stok BBM saat ini aman dan distribusinya juga lancar. Kami tetap memantau kebutuhan masyarakat dan siap melayani apabila terjadi peningkatan konsumsi menjelang Lebaran,” ujarnya.

Pengawasan tidak berhenti pada sektor energi. Rombongan kemudian menuju kegiatan pasar sembako murah yang digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Sangatta Utara. Di lokasi tersebut, pemerintah daerah menyediakan 2.238 paket sembako murah bagi masyarakat dengan harga Rp100 ribu per paket.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kutim, Nora Ramadani, menjelaskan bahwa program ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun, terutama menjelang hari besar keagamaan.

“Program sembako murah ini merupakan kegiatan tahunan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah agar masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Rangkaian sidak berlanjut ke Pasar Sangatta Selatan, salah satu pusat perdagangan kebutuhan harian masyarakat. Di pasar ini, rombongan memantau langsung harga sejumlah komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga daging.

Dialog dengan pedagang pun dilakukan untuk mengetahui kondisi pasokan di tingkat lapangan. Selain memastikan stabilitas harga, tim juga mengingatkan para pedagang agar menjaga mutu barang dagangan serta tidak memperjualbelikan produk yang telah melewati masa kedaluwarsa.

Kunjungan terakhir dilakukan ke Rumah Potong Hewan (RPH) Batota di poros Sangatta-Bengalon. Di lokasi ini, rombongan memeriksa kesiapan fasilitas pemotongan hewan sekaligus memastikan standar kebersihan serta kelayakan proses produksi daging yang akan dipasarkan kepada masyarakat.

Melalui rangkaian inspeksi tersebut, Pemkab Kutim berharap distribusi kebutuhan pokok tetap terjaga, harga tidak mengalami gejolak berarti. Serta masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan menyambut Idulfitri dengan perasaan tenteram, tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan pangan maupun energi. (kopi4/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini