Beranda Kutai Timur Kadispar Kutim Siap Dongkrak Sektor Pariwisata, Perkuat Fondasi dan Digital Branding

Kadispar Kutim Siap Dongkrak Sektor Pariwisata, Perkuat Fondasi dan Digital Branding

93 views
0

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim Mahriadi. Foto: Irfan/Pro Kutim

SANGATTA— Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang baru, Mahriadi, menegaskan komitmennya untuk segera tancap gas dalam membenahi dan meningkatkan kualitas pariwisata di wilayah Kutim. Menindaklanjuti arahan Bupati Kutim, Mahriadi telah menyusun sejumlah langkah strategis guna memastikan sektor pariwisata mampu menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kreatif daerah.

Dalam keterangannya kepada awak media, Mahriadi mengungkapkan bahwa langkah awal yang akan diambil berfokus pada penguatan fondasi internal dan penataan tata kelola sistem di dinas yang dipimpinnya. Konsolidasi kelembagaan menjadi prioritas utama untuk menyamakan persepsi dan ritme kerja. Setelah itu, pihak Dinas Pariwisata akan melakukan pemetaan menyeluruh terhadap destinasi-destinasi wisata yang dinilai memiliki potensi prioritas.

“Kami akan mengawali dengan penguatan pondasi, penataan sistem tata kelola, dan konsolidasi kelembagaan. Langkah selanjutnya adalah memetakan destinasi wisata prioritas serta memberikan pelatihan dasar bagi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis),” ujar Mahriadi usai dilantik oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim, Senin (18/5/2026).

Selain peningkatan kapasitas SDM, perbaikan fasilitas dasar pada objek wisata juga menjadi perhatian mendesak. Sektor sanitasi dan ketersediaan air bersih menjadi poin krusial yang akan dibenahi sejak awal demi meningkatkan kenyamanan para pelancong.

Digital Branding dan Kolaborasi

Menjawab tantangan promosi wisata yang selama ini dinilai masih kurang maksimal, Mahriadi menyatakan akan menerapkan strategi digital branding. Dinas Pariwisata Kutim berencana menjalin kerja sama formal dengan berbagai media untuk memperluas jangkauan informasi dan daya tarik wisata Kutim secara masif.

Tidak hanya itu, menyadari bahwa pariwisata tidak dapat berdiri sendiri, Dispar Kutim akan membangun kolaborasi lintas sektor. Kerja sama akan dijalin dengan Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk pembenahan infrastruktur jalan, serta Dinas Lingkungan Hidup terkait penanganan kebersihan di area wisata. Bahkan, untuk memperkuat identitas ikonik daerah, pihak Dispar berencana menjalin komunikasi dengan pihak Bandara Samarinda untuk memasang logo dan materi promosi Karst Mangkalihat (Geopark Kutim) di titik-titik strategis seperti videotron bandara.

Di sisi lain, keterbatasan anggaran akan disiasati dengan menggandeng sektor swasta melalui optimalisasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang beroperasi di wilayah Kutim.

Terkait wisata budaya, Mahriadi menambahkan bahwa kegiatan andalan seperti festival Lom Plai dan festival di Pantai Sekerat akan tetap dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya. Memasuki program 100 hari kerjanya, ia berencana menggelar rapat evaluasi khusus dengan seluruh kepala bidang untuk memantau progres yang ada.

“Harapan saya, dalam 100 hari kerja ke depan, pariwisata Kutai Timur bisa lebih dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Saya juga mengajak seluruh masyarakat Kutim untuk mencintai daerah sendiri dengan cara berwisata di dalam wilayah Kutai Timur saja,” pungkasnya optimis.(kopi13/kopi3) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini