Beranda Keagamaan Peringatan Hardiknas Disdik Bagikan 1.050 Takjil Dijalan

Peringatan Hardiknas Disdik Bagikan 1.050 Takjil Dijalan

17 views
0

SANGATTA – Setiap tanggal 2 Mei, Indonesia memperingati Hari Pendidikan (Hardiknas). Di tahun ini, Hardiknas jatuh pada Minggu (2/5/2021), masih di tengah situasi pandemi Covid-19 seperti tahun lalu. Berkenaan dengan itu, Dinas Pendidikan Kutai Timur (Kutim) memperingati dengan cara berbeda. Serta bertepatan di bulan suci ramadhan, maka pihaknya membagikan 1.050 takjil bagi warga Sangatta. Pembagian takjil gratis itu, dipusatkan di pertigaan lampu merah Jl AW Syahrani (Pendidikan).

Dalam kegiatan itu, nampak Kepala Dinas Pendidikan Kutim Roma Malau, turun kejalan membagikan takjil tersebut. Ditemui usai kegiatan, Roma mengatakan dirinya bersama dengan para Kepala Sekolah di Sangatta beserta jajaran Dinas Pendidikan Kutim, kegiatan itu dalam rangka memperingati Hardiknas 2021 yang mengusung tema “Serentak Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar”.

Dengan tema itu, Disdik Kutim mewujudkannya dengan prestasi gemilang, berkarakter dan demokratis. Berkarakter yaitu dengan meningkatkan kebersamaan dijajaran Disdik serta para Kepala Sekolah di Sangatta. Yang diwujudkan dengan berbagi takjil bagi sesama.

“Seperti berbagi takjil yang kita lakukan sore ini,” jelas Roma Malau yang mengenakan pakaian serba putih.

Sementara itu, Plt Kabid Dikdas Moh Syaiful Imron menambahkan peringatan Hardiknas tahun ini, selain berbagi takjil, juga melaksanakan buka puasa bersama jajaran Disdik serta para Kepala Sekolah, Kepala UPT Pendidikan di Sangatta.

“Rangkaian peringatan Hardiknas juga nanti dirangkai dengan webinar, seminar berbasis website untuk Kepala Sekolah di Kabupaten Kutim baik SD maupun SMP,” kata Imron.

Seminar itu, sambung Imron guna memberikan pemahaman tentang azas merdeka belajar. Terkait tindakan atau strategi apa yang harus dilakukan dibidang pendidikan dasar. Termasuk persiapan-persiapan menjelang penerimaan siswa baru atau menjelang tahun ajaran baru.

“Namun tetap mengikuti kebijakan dari Pemerintah Kabupaten apakah bisa tatap muka atau daring (dalam jaringan) masih dalam kajian,” tutupnya. (hms15)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here