Beranda Kutai Timur Rembuk Pariwisata Sinkronkan Data Kepariwisataan – Bupati Tawarkan Potensi Maritim “Sail Sangkulirang”

Rembuk Pariwisata Sinkronkan Data Kepariwisataan – Bupati Tawarkan Potensi Maritim “Sail Sangkulirang”

177 views
0

Bupati Ardiansyah Sulaiman saat memberikan arahan Rembuk Pariwisata 2022. (Wahyu Yuli Artanto Pro Kutim)

SANGATTA – Upaya mendorong kemajuan sektor pariwista di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab), melalui program Dinas Pariwisata (Dispar) dengan melibatkan para pihak terkait. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar Rembuk Pariwisata 2022. Pertemuan yang dibuka Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman ini dilangsungkan di Cafe Teras Belad, Sangatta Selatan, Kamis (17/2/2022).

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa ia akan terus mendorong Dispar untuk terus membuat inovasi. Dengan harapan bisa bersaing dengan daerah dalam mempromosikan semua potensi pariwisata yang ada di daerah ini. Strategi pengembangan pariwisata menurut Ardiansyah mutlak dilakukan Sebagai salah satu upaya untuk lebih menarik wisatawan lokal maupun mancanegara agar berminat datang dan menikmati keindahan alam. Berikut ragam budaya yang terdapat di Kutim yang mempunyai garis pantai lebih dari 200 kilometer.

“Tadi saya coba tawarkan wisata bahari melalui Sail Sangkulirang,” ujar Ardiansyah. “Salah satunya (demi) bisa lebih meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) kita di bidang pariwisata,” tambahnya dihadapan Kadispar Kutim Nurullah dan Sekretaris Dispar Hj Satriani serta undangan lainnya.

Terkait Rembuk Pariwisata yang melibatkan seluruh Camat tersebut, Bupati berharap bisa memunculkan ide serta gagasan baru. Sebagai upaya mengenalkan potensi pariwisata yang ada di Kutim.

Sementara itu Kadispar Kutim Nurullah menjelaskan bahwa rembuk pariwisata tahun ini diikuti 40 peserta. Berlangsung selama sehari dengan tujuan untuk menyinkronikan data kepariwisataan yang ada. Serta menggali potensi pariwisata yang sudah maupun akan dikembangkan disetiap kecamatan.

“Sehingga data tentang kepariwisataan dapat diseragamkan,” sebut Nurullah.

Sektor pariwisata, sambungnya, juga merupakan salah satu program prioritas yang masuk dalam RPJMD 2021-2026 Pemkab Kutim. Kembali dia menegaskan bahwa dalam mengembangkan pariwisata, Dispar tidak dapat berjalan sendiri. Memerlukan sinergi dan kolaborasi dukungan semua pihak.

“Mulai dari pemerintah desa, kecamatan, pelaku usaha serta masyarakat,” tegasnya. (kopi6/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here