Beranda Entertainment Film “Bubuhan” Karya Anak Lokal Sangatta, Diapresiasi Muat Konten Positif

Film “Bubuhan” Karya Anak Lokal Sangatta, Diapresiasi Muat Konten Positif

101 views
0

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dalam momen nonton bareng film Bubuhan karya sineas Sangatta. Foto: irfan/pro kutim

SANGATTA – Sebagai bentuk apresiasi terhadap karya generasi muda lokal Sangatta, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman datang menyaksikan langsung pemutaran perdana (gala premier) film berjudul “Bubuhan” di Coffee Time, Jalan Abdullah, Sangatta Utara, Selasa (17/5/2022). Bubuhan merupakan bahasa Banjar yang memiliki arti kekerabatan. Film ini disutradarai oleh kreator konten lokal Sangatta yakni Brandon Anto. Film ini turut didukung Tim Macan Polres Kutim.

Selain Bupati Kutim, pemutaran film Bubuhan turut dihadiri Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko didampingi Wakapolres Kutim Kompol Damus Asa, Ketua DPC Demokrat Kutim Ordiansyah dan sejumlah perwakilan pemerhati seni Sangatta.

Selepas acara nonton bareng, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman pun sangat mengapresiasi setiap bentuk karya dari anak muda Sangatta. Untuk membuat perubahan ke arah yang positif.

“Film ini kan salah satu media untuk bisa membawa ataupun mengajak masyarakat sebagai penonton untuk ke arah yang lebih baik,” bebernya.

Contohnya saja kenakalan remaja menggunakan narkoba, harus dihindari karena rentan merampas masa depan anak-anak. Film ini menurut Ardiansyah mengandung pesan positif untuk menjauhi narkoba. Maka dari itu dia berharap akan ada lagi film-film bertema daerah yang dibuat oleh insan kreator Sangatta dan Kutim umumnya.

Ardiansyah menegaskan film ini juga menggambarkan bahwa di lingkungan masyarakat masih perlu adanya kerja sama untuk memberantas narkoba. Maka dari itu Pemkab Kutim bersama Polres Kutim terus bersinergi menggiatkan patroli, apalagi Kutim ini daerah yang sangat luas.

Film ini juga mengangkat cerita kriminalitas bagaimana Tim Macan Polres Kutim bekerja di lapangan melumpuhkan target operasi dipadu dengan adegan action (aksi). Ada lagi beberapa frame dari pemain juga menampilkan karakter nilai budaya kedaerahan dari bahasa sehari-hari.

“Dan yang menarik ada bumbu komedinya. Intinya film ini sangat menghibur dan saya harap karya ini jangan sampai di sini saja terus berkreasi para sineas muda Sangatta,” tegasnya. (kopi13/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here