Beranda Kutai Timur Kendalikan Inflasi, Koperasi TBM Siapkan 300 Ton Beras Untuk Pasar Murah Disperindag

Kendalikan Inflasi, Koperasi TBM Siapkan 300 Ton Beras Untuk Pasar Murah Disperindag

214 views
0

Beras Kaubun Koperasi TBM siap mendukung gelaran pasar murah Disperindag Kutim. Foto: Ist For Pro Kutim

KAUBUN – Geliat hasil produksi pertanian padi di Kutim terus memperlihatkan hasil positif. Salah satunya kabar dari Kecamatan Kaubun sebagai daerah sentra penghasil beras terbesar. Sebanyak 300 ton beras Kaubun siap dipasarkan ke Pasar Murah Disperindag Kutai Timur (Kutim) yang direncanakan dimulai pada Senin (7/11/2022).

Hal ini ditegaskan langsung oleh Ketua Koperasi Taruna Bina Mandiri (TBM) asal Desa Kadungan Jaya Kecamatan Kaubun Priyanto. Ditemui Pro Kutim, pria yang akrab disapa Pri ini mengutarakan hal itu sesuai dengan program dari Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang menginstruksikan ke Dinas Pertanian (Distan) Kutim bersama Disperindag menggelar pasar murah.

“Alhamdulillah 300 ton beras Kaubun siap mensupport (mendukung, red) kegiatan pasar murah Disperindag Kutim. Kami pun sangat bersyukur dan terima kasih, khususnya kepada Pemkab Kutim atas pembelian beras petani Kaubun. Sehingga petani tambah semangat lagi dalam menghadapi musim tanam Oktober-Maret,” ujar Pri.

Ditambahkan Pri, pihaknya menyediakan permintaan 300 ton beras berdasarkan surat dari Disperindag Kutim tertanggal 14 Oktober 2022, dengan dasar hukum Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 5 September 2022 Nomor 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib dalam Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022 dan DPA Disperindag Nomor 3.31.3.30.0.00.01.0000 Tahun 2022. Yakni terkait program stabilisasi harga barang kebutuhan pokok dan barang penting, kegiatan pengendalian harga, dan stok barang kebutuhan pokok dan barang penting di tingkat pasar kabupaten/kota. Sub kegiatan pelaksanaan operasi pasar reguler dan pasar khusus yang berdampak dalam satu kabupaten/kota.

“Jadi kami dari Koperasi TBM fokusnya dalam mengurangi pengaruh kenaikan harga BBM serta mengurangi dampak inflasi bagi masyarakat miskin di Kutim. Bekerja sama dengan Disperindag mendukung gelaran pasar murah,” bebernya.

Lebih jauh Pri menegaskan, melalui Koperasi TBM bersama kelompok tani dan gapoktan memasarkan beras Kaubun ini dengan cara menghimpun penjualan beras menjadi satu pintu. Sedangkan demi menjaga kualitas beras tetap bagus, Koperasi TBM menggunakan alat mesin pertanian (alsintan) modern yaitu combine harvester. 

“Tujuannya, supaya memanen lebih cepat, hemat waktu dan biaya,” tutupnya. (kopi13/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here