Beranda Humas Kutim Viking Borneo Sangatta Berbagi Takjil – Isi Kegiatan Positif Saat Ramadhan

Viking Borneo Sangatta Berbagi Takjil – Isi Kegiatan Positif Saat Ramadhan

108 views
0

Saat memberikan takjil kepada masyarakat.(foto: ist)

SANGATTA – Salah satu komunitas suporter sepak bola yang ada di Kutai Timur (Kutim) Viking Borneo Sangatta,mengadakan acara bagi-bagi takjil untuk masyarakat Sangatta. Hal ini menjadi kegiatan positif sebagai seporter club sepak bola di Sangatta. Pasalnya dengan mengadakan kegiatan bermanfaat ini, mampu semakin mendekatkan diri ke masyarakat di Hari Jadi Viking Borneo Sangatta yang ke empat.

Ketua Viking Borneo Sangatta, Tata Permana melalui Ardiansyah Akbar sebagai wakil ketua menyampaikan, kali ini antusias para member sangat besar dalam berbagi dibulan ramadhan tahun ini, jadi kami mengadakan kegiatan positif ini untuk masyarakat yang berkendara di kota Sangatta.

“Alhamdulillah, tiap bulan suci ramadhan kami melaksanakan kegiatan bagi-bagi takjil kepada masyarakat yang berkendara di Kota Sangatta,” kata Ardiansyah usai kegiatan berlangsung di Simpang 3 Jalan APT Pranoto tepatnya Jalan Yos Sudarso II, Selasa (14/5/2019).

Menurut Ardiansyah, kegiatan ini tidak akan berhenti disini. Masih ada kegiatan positif lainnya dari Viking Borneo Sangatta. Untuk dana sendiri kegiatan bagi – bagi ta’jil iuran dari anggota dengan rasa keikhlas.

“Setiap tahun Kami (Viking Borneo Sangatta) selalu gabung dengan beberapa Suporter lain seperti Bonek Sangatta, Persela fans Sangatta, namun sekarang hanya kami,” ucapnya.

Ia menambahkan kegiatan ini berbeda, karena? sekaligus memperingati hari jadi Viking Borneo Sangatta yang ke empat tetapi tidak menutup kemungkinan, kami akan mengadakan kegiatan bagi tak’jil bersama suporter lain seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Setiap ada bencana kami selalu mengadakan pengalangan dana, contohnya seperti kemarin bencana di Palu Donggala dan Tsunami di Selat Sunda,” terangnya.

Dia mengakui kami pernah bersama seluruh komunitas yang ada di Kutim terjun langsung ke jalan sekaligus diiringin alat musik tradisional sunda yang berupa angklung dan langsung mendonasikan ke tempat bencana yang berada di Banten, Ujung Kulon.

“Diharapkan kegiatan semua yang pernah dilakukan bisa bermanfaat untuk sesama dan menjadi contoh untuk komunitas lainnya,” tutupnya.(hms7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here