Beranda Kutai Timur Dispar Kutim Sambangi Disbudpar Banyuwangi, Hilangkan Mindset Birokrasi Percepat Koordinasi

Dispar Kutim Sambangi Disbudpar Banyuwangi, Hilangkan Mindset Birokrasi Percepat Koordinasi

159 views
0

Kunjungan kerja Dispar Kutim ke Disbudpar Banyuwangi sharing tentang program kepariwisataan. Foto: Irfan/Pro Kutim

BANYUWANGI – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi di kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani Taman Sari, Jumat (9/12/2022).

Rombongan dipimpin langsung oleh Sekretaris Dispar Kutim Tirah Satriani didampingi Kabag Kerja Sama Setkab Kutim Ardiyanto Indra, Kasubbag Program dan Keuangan Dispar Kutim Dian Anggraeni, perwakilan Staf Dispar Kutim hingga tim penari Dispar Kutim yang akan ikut memeriahkan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC). Kunjungan Dispar Kutim ini diterima langsung oleh Kepala Disbudpar Banyuwangi MY Bramuda didampingi Sekretaris Disbudpar Banyuwangi Choliqul Ridho dan Kabid Pemasaran Disbudpar Banyuwangi Ainur Rofiq di Ruang Tamu Lobi Kantor Disbudpar Banyuwangi. Dalam kunjungan ini berjalan dengan dialog santai.

Sekretaris Dispar Kutim Tirah Satriani mengungkapkan selain maksud dan tujuan Dispar Kutim memenuhi undangan tampil di ajang parade etnik di Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2022 yang sekaligus melengkapi atraksi kolosal Gandrung Sewu sebagai suguhan warga Banyuwangi untuk Indonesia, Dispar Kutim ingin belajar bagaimana cara Disbudpar Banyuwangi membuat event yang menarik.

“Tadi saya sudah mendengar dari arahan Kepala Disbudpar Banyuwangi MY Bramuda jika kuncinya dalam menggarap event pariwisata yang mempunyai ciri khas harus tanggalkan birokrasi yang rumit dan lebih mengedepankan kreativitas menggunakan teknologi. Jadi memang kita harus belajar banyak dari proses birokrasi agar kegiatan langsung dapat diselesaikan di lapangan dengan tuntas dan tidak perlu menunggu waktu lama,” jelasnya.

Selain itu, dari arahan Disbudpar Banyuwangi bagaimana mengemas eventnya lebih enerjik, dinamis dan kreatif. Menariknya Disbudpar Banyuwangi dalam menggarap kalender event pariwisata tahunan selalu melibatkan peran anak-anak muda.

“Ini juga menjadi masukan untuk Dispar Kutim untuk menggarap event pariwisata ke depannya. Kita akan mempersiapkannya lebih matang,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Disbudpar Banyuwangi MY Bramuda mengutarakan mengapa Banyuwangi dapat eksis menggelar event dengan kompak dan semua pihak dapat mendukung.

“Jadi memang kuncinya mengubah mindset birokrasi kita yang dulu harus perlu izin ke sana kemari hasilnya pekerjaan itu membuang waktu kita, nah di Disbudpar Banyuwangi mencoba menghilangkannya dengan penyederhanaan birokrasi yang mudah sehingga jalannya koordinasi event dapat segera diselesaikan. Hasilnya, ya kita lebih cepat koordinasinya, intinya mengubah budaya dan tidak boleh sekat,” tegasnya.(kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini